Banyak yang Tanya, Mahfud MD Sibuk Menjawab Soal Penghitungan Suara dan Real Count KPU

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD termasuk orang yang sibuk menjawab berbagai kebingungan terkait hasil penghitungan suara Pemilu dan Pilpres

Banyak yang Tanya, Mahfud MD Sibuk Menjawab Soal Penghitungan Suara dan Real Count KPU
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Mahfud MD 

TRIBUNBATAM.id - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD termasuk orang yang sibuk menjawab berbagai kebingungan publik terkait hasil penghitungan suara Pemilu dan Pilpres 2019.

Hal itu bisa dilihat dari akun Twitternya yang selalu aktif menjawab berbagai pertanyan, mulai dari quick count, klaim pemenang hingga masalah yang terjadi di KPU sendiri.

Dalam beberapa cuitannya, Mahfud MD meminta netizen bersabar menunggu rekapitulasi penghitungan suara oleh KPU dan tidak begitu saja percaya pada hasil real count yang diunggah KPU di websitenya.

Ribut Hasil Quick Count Pilpres 2019, Direktur Charta Politika Tantang Fadli Zon, Begini Cuitannya

Tidak Hanya Sandiaga Uno, Perwakilan Dari Demokrat dan PKS Tidak Hadir Dalam Syukuran Kemenangan

Mahfud berulangkali menjawab pertanyaan yang umumnya bingung soal data yang haruys dipercaya.

Menurut Mahfud, hasil suara yang sah adalah dari Plano C1

"Kita tak hrs percaya pd input2 yg masuk ke komputer @KPU_ID . Sama jg kita tak hrs percaya pd hsl Quick Count atau hsl hitung internal kontestan. Itu hny info pendahuluan. Yg resmi nanti adl hitungan manual, adu Plano C.1, sekitar tgl 22 Mei 2019. Di sanalah keputusannya nanti," Kata Mahfud MD menjawab pertanyaan seorang netizen.

Persoalan ini memang berulang-ulang ditanyakan oleh netizen terkait pro dan kontra hasil Pilpres yang hingga saat ini masih menjadi polemik dan berkali-kali juga dijawab oleh pakar hukum tata negara ini.

"Tdk ada yg mengharuskan kita percaya. KPU sendiri sdh bilang bhw yg dari komputer itu hanya info pendahuluan agar tdk dituduh sembunyi2 dan agar bs kita awasi. Jd yg di komputer KPU, hasil QC, maupun hitung internal kandidat tak hrs dipercaya. Kita hrs menunggu hitung manualnya."

Termasuk juga terkait terjadinya input data yang salah di website KPU sehingga banyak watrga yang putus asa seperti dialog berikut ini:

Banyaknya pertanyaan tertuju pada Mahfud MD tentu saja karena isu Pemilu dan Pilpres ini semakin liar di media sosial, terutama sekali terkait para pendukung masing-masing kubu calon presiden yang bertarung.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved