PEMILU DAN PILPRES 2019

Petugas KPPS Kelelahan, 5 Orang Masuk Rumah Sakit Sekaligus Hingga Ada yang Meninggal

Ketua PPK Karang Pilang Rohim mengungkapkan, penundaan perhitungan suara Pemilu 2019 itu terjadi karena lima orang anggotanya mengalami kelelahan

TribunJatim.com
Rekapitulasi suara Pemilu dan Pilpres 2019 ditunda gara-gara petugas KPPS masuk rumah sakit 

Meninggalnya Agus cukup mengejutkan karena tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa sedang menderita sakit atau kelelahan.

Sementara itu, petugas KPPS memang harus bekerja ekstra menjelang dan saat pelaksanaan pencoblosan.

Setelah dilantik, petugas KPPS langsung menjalani bimbingan teknis, sosialisasi dan membagikan form C6 atau undangan kepada pemilih.

Setelah itu, mereka harus mendirikan TPS, memastikan berjalanya pelaksanaan pencoblosan, penghitungan surat suara dan mengantarkan kotak suara ke kelurahan.

Pemilu serentak yang terdiri dari pemilihan presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten serta DPD membuat tahapan penghitungan surat suara berlangsung lama.

"Atas nama KPU Kota Malang, kami menyampaikan belasungkawa dan Insya Allah hari ini akan ke rumah duka," jelasnya.

Zaenudin mengatakan akan melaporkan kejadian itu kepada KPU Jawa Timur sebagai bahan evaluasi untuk Pemilu serentak berikutnya.

Tidak ada fasilitas asuransi untuk petugas KPPS. Namun, pihaknya akan memberikan santunan kepada keluarga Agus.

Meninggal di Karawang

Di Karawang, Jawa Barat, seorang anggota KPPS di TPS 04, Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Yaya Suhaya (71), meninggal dunia.

Yaya diduga meninggal akibat kelelahan sesudah menjalani serangkaian kegiatan Pemilu yang melelahkan.

Ketua KPU Kabupaten Karawang Miftah Farid mengungkapkan, ia mendapat kabar duka Yaya meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang pada Jumat (19/4/3019) dini hari.

"Yaya diduga kelelahan. Pagi ini saya menuju rumah almarhum," ujar Farid kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat (4/2019).

Farid mengungkapkan, sebelum dilarikan ke rumah sakit, Yaya selesai menjalankan tugasnya hingga mengantarkan kotak suara ke tingkat kelurahan.

"Atas nama KPU Karawang kami mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga almarhum," katanya.

Ia mengaku akan melaporkan meninggalnya anggota KPPS tersebut ke KPU pusat, sebagai bahan pertimbangan pemilu berikutnya.

Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved