BATAM TERKINI

MAY DAY 1 MEI - Kerahkan 10.000 Massa, Ini 6 Tuntutan FSPMI Batam saat Hari Buruh Internasional

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Batam akan kerahkan 10.000 massa dalam aksi May day yang digelar di Gedung Graha Kepri dan membawa 6 tuntutan

MAY DAY 1 MEI - Kerahkan 10.000 Massa, Ini 6 Tuntutan FSPMI Batam saat Hari Buruh Internasional
KOMPAS.COM/ KRISTIANTO PURNOMO
Perayaan May Day di Jakarta 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Dalam menyambut Hari Buruh Internasional yang jatuh tepat hari ini, Rabu (1/5/2019), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam akan kerahkan 10.000 massa dalam aksi May day yang digelar di Gedung Graha Kepri.

Seperti yang disampaikan oleh Koordinator FSPMI Batam, Mochamat Mustofa kepada TRIBUNBATAM.ID pada pukul 12.35 WIB dini hari.

"Aksi Mayday kali ini tentunya menjadi suatu agenda rutin yang kami lakukan. Selama buruh belum diperhatikan secara serius, kami akan terus menyuarakannya," tegasnya.

Mustofa menuturkan, 10.000 massa yang akan dikerahkan merupakan target yang telah disepakati dalam rapat strategis yang dilakukan.

"Total anggota aktif kami itu sebanyak 24.000 di Kota Batam. Jadi, untuk target ada aksi Mayday kali ini hanya 10.000 saja. Itu pun tidak sampai 50 persen kok," terangnya.

Menurut Mustofa, lokasi aksi sendiri pada awalnya akan dilaksanakan di gedung Pemko Batam.

"Namun ada perubahan dalam rapat terakhir. Jadi berpindah menuju gedung Graha Kepri. Ini bertujuan agar kami dapat bertemu Gubernur Kepri, untuk terus menanyakan perihal UMSK yang belum juga clear," ujarnya lagi.

MAY DAY 1 MEI - Buruh Bakal Gelar Aksi, Sebagian Jalan Ditutup Sementara, Hindari Jalur Ini

DAFTAR 15 Ucapan Selamat Hari Buruh (May Day) Diperingati 1 Mei Dalam Bahasa Indonesia dan Inggris

MAY DAY 1 MEI - Miliki Kisah Panjang, Ternyata Begini Sejarah Hari Buruh Internasional (May Day)

Tanya Pekerjaan Fadel Islami, Feni Rose Kena Semprot Muzdalifah Dituding Menyudutkan

Terdapat enam isu yang akan disuarakan pada penyelenggaraan aksi Mayday nantinya.

Adapun isu tersebut adalah sebagai berikut :

1. Tolak Upah Murah – Cabut PP 78/2015 – Naikkan Komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) menjadi 84 Item.

Halaman
12
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved