Breaking News:

Pemilu dan Pilpres 2019

PKS Usulkan Hak Angket Bentuk Pansus Pemilu di DPR, Gerindra Setuju. PAN dan Demokrat Malah Diam

Partai-partai dalam anggota Koalisi Indonesia Kerja, Fraksi Partai Nasdem, Golkar, PPP, dan PDI-P, tidak setuju dengan hak angket dan pansus tersebut

Editor: Alfian Zainal
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Rapat Paripurna ke-16 Masa Persidangan IV DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6/2019). 

"Kami dari Fraksi Partai Gerindra setuju dengan mengadakan atau segera membentuk pansus pemilu," ujar Bambang.

Menurut Bambang, mekanisme hak angket dan pembentukan pansus sangat penting dalam melakukan investigasi penyelenggaraan pemilu.

Sebab saat ini muncul berbagai dugaan terkait adanya kecurangan pemilu.

Di sisi lain, kata Bambang, DPR juga harus mencari penyebab banyaknya anggota KPPS dan panitia pengawas pemilu yang meninggal dunia.

"Kami tegaskan kami mendukung adanya Pansus pemilu. Mohon segera dibentuk agar kita bisa (melakukan investigasi) dan ini tidak terjadi secara terus menerus, anggota ini mengalami kecelakaan yang seperti ini," kata Bambang.

PAN dan Demokrat Diam

Usulan PKS tersebut baru mendapat dukungan dari Gerindra.

Sedangkan Fraksi Partai Amanat Nasional ( PAN) dan Fraksi Partai Demokrat yang masuk dalam Koalisi Adil Makmur memilih tidak bersuara.

Padahal Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono dan anggota Fraksi PAN, Ali Taher, hadir dalam rapat paripurna tersebut.

Sementara itu, partai-partai dalam anggota Koalisi Indonesia Kerja, Fraksi Partai Nasdem, Golkar, PPP, dan PDI-P, tidak setuju dengan hak angket dan pansus tersebut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved