Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Bulog Tanjungpinang Pastikan Stok Beras Aman untuk 6 Bulan ke Depan

Ia menepis anggapan jika bulan puasa konsumsi masyarakat terhadap beras meningkat. Justru sebaliknya pada saat puasa terjadi penurunan konsumsi

Penulis: | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/WAHIB WAFA
Kepala Bidang Pengadaan dan Pelayanan Publik Bulog Sub Divre Tanjungpinang, Hendra Gunafi 

Sedangkan untuk beras komersil adalah penjualan secara langsung kepada distributor swasta ataupun masyarakat dengan kategori beras premium.

"Bulog saat ini memiliki dua fungsi dalam menyalurkan beras khususnya dan komoditi tertentu."

"Karena tugas Bulog ini sebagai stabilisasi harga bahan pokok. Awalnya kita ditugaskan hanya PSO (Publik Servis Obligation) atau beras bersubsidi dan satu lagi fungsi komersil yang tujuannya sebagai fungsi penyeimbang," katanya.

Menurut Dia, selama ini pihaknya hanya berpatokan pada fungsi PSO, yang fungsinya dibatasi dengan kuota tertentu.

Pada saat terjadi gejolak harga dipasaran, maka fungsi komersial ini yang akan ditekankan dalam menyeimbangkan kondisi harga dengan tujuan stabilisasi harga.

"Itu untuk komersial ini kita jual dengan mekanisme harga pasar. Kalau untuk PSO sudah ada standarisasi harga dari pemerintah. Dari harga pembelian semua ada harga dari pemerintah yang sudah ditetapkan," katanya.

Kategori distribusi yang dijelaskan itu terdapat dua jenis kualitas barang, yakni kualitas barang medium untuk PSO dan komersil dengan kualitas premium.

Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah untuk beras medium Rp 9950 dan HET premium Rp 13.300.

"Untuk menekan laju kenaikan harga, medium masih bisa kita turunkan menjadi Rp 9.800 atau Rp 150 lebih murah," katanya.

Aturan mengenai HET menurutnya sudah pasti dan harus dipatuhi oleh semua distributor dan pedagang di pasaran.

Jika masih ditemukan ada harga diatas, itu sudah menjadi ranah tim Satgas pangan. Yang mana bisa saja dilakukan upaya sangsi pidana tentang pelanggaran pangan.

"Kalau kita masih temukan diatas HET kita berikan teguran. Namun jika masih saja dijual harga di atas itu kewenangan tim Satgas pangan untuk menindak. Jika ada informasi silahkan laporan," tutupnya.(tribunbatam.id/wfa)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved