Kasus Cacar Monyet di Singapura, Empat Pegawai Hotel 81 Orchid Dikarantina, Satu Lantai Dikosongkan

Kamar hotel di tempat warga negara Nigeria yang terkena cacar monyet atau monkeypox sudah menjalani proses sterilisasi atau pembasmian kuman

Kasus Cacar Monyet di Singapura, Empat Pegawai Hotel 81 Orchid Dikarantina, Satu Lantai Dikosongkan
Berita Mediacorp
Hotel 81 Orchid, Geylang, Singapura, tempat pasien penderita cacar monyet menginap 

Kronologi Kejadian

Seperti diberitakan, Singapura mengumumkan kasus pertama warga yang tertular cacar monyet atau monkeypox, Kamis (9/5/2019).

Kementerian Kesehatan (MOH) Singapore menyebutkan bahwa seorang warga Nigeria berusia 38 tahun yang tiba di Singapura pada 28 April, didiagnosa terjangkit cacar monyet pada 8 Mei.

Cacar monyet atau monkeypox adalah penyakit langka yang berasal dari virus dari hewan yang kebanyakannya berasal dari tengah dan barat Afrika.

Menurut MOH lagi, kondisi paseien stabil dan saat ini dirawat di Pusat Nasional Penyakit Menular (NCID), demikian dilansir TribunBatam.id dari Channel News Asia.

"Pasien menyebutkan bahwa sebelum berangkat ke Singapura, Beliau menghadiri pesta pernikahan di Nigeria. Di situ mungkin ia memakan daging hewan liar yang memicu tertularnya virus cacar monyet," menurut MOH.

Pria tersebut tinggal beberapa hari di sebuah hotel di Lorong 8, Geylang, sebelum dibawa ke rumah sakit.

 WASPADA! Infeksi Cacar Monyet Mulai Jangkiti Manusia. Simak Gejalanya

Penularan virus cacar monyet terjadi jika manusia berhubungan dekat dengan hewan pembawa virus.

Penularan virus tersebut kepada manusia bisa akibat hubungan langsung melalui cairan, saluran pernapasan, tersentuh luka orang yang membawa virus atau benda yang terkena visur dari tubuh penderita.

Gejala cacar monyet adalah merasakan demam, sesak nafas, otot kaku, gangguan limpa (bengkak), kurap pada beberapa bagian tubuh.

Penyakit ini juga bisa menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia (radang paru) bahkan setengah kasus berujung kematian.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved