Pabrik di China Bikin Robot Raksasa Donald Trump BAB Sambil Main Twitter

Robot Donald Trump itu terlihat sedang buang air besar di atas toilet emas sementara tangannya sedang asik main Twitter

Pabrik di China Bikin Robot Raksasa Donald Trump BAB Sambil Main Twitter
Guardian
Robot Donald Trump sedang BAB sambil ngetwit 

Seperti diketahui, Donald Trump adalah presiden yang seringkali menyampaikan kebijakan negara lewat Twitter, bukan saluran kenegaraan resmi, sehingga pernyataannya di Twitter tersebut sering membuat heboh.

Seringkali cuitan Donald Trump sering membuat pergerakan pasar saham dan pasar uang global jumpalitan.

Padahal, sering juga cuitan Trump tersebut ternyata hanya gertak sambal yang tidak dilaksanakan kemudian.

Seminggu yang lalu, Trump kembali membuat bursa berdarah-darah oleh cuitannya.

Setidaknya, ada 102 kata cuitan Trump yang membuat keuntungan saham menguap sekitar US$ 1,3 miliar di pasar global dalam sepekan.

Mengutip Bloomberg, pasar saham di seluruh dunia diguncang oleh cuitan Trump pada Minggu (5/5/2019) yang menyatakan akan menaikkan tarif barang-barang China.

Tak hanya memicu kerugian di pasar modal, tetapi juga mendatangkan volatilitas dengan Cboe Volatility Index naik 50% dalam dua hari untuk menembus 20 untuk pertama kalinya sejak Januari.

Bahkan, meskipun delegasi China mengirimkan delegasi ke Washington untuk membahas rancangan dagang kedua negara, Jumat besok, Trump masih berkicau di media sosial.

Risiko seputar hubungan dagang antara AS-China yang sebelumnya sudah hilang dari perhatian investor hingga pekan lalu, akhirnya kembali datang.

Dalam beberapa pekan terakhir, pasar saham mulai percaya dengan beberapa sentimen positif, seperti optimisme perundingan dagang yang berjalan baik, pernyataan bank sentral utama yang dovish dan laporan kinerja kuartal I-2019 emiten-emiten di AS yang lebih baik.

Kerry Craig, ahli strategi pasar global di JPMorgan Asset Management masih percaya kesepakatan perdagangan dapat dicapai meski akan memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan.

"Penarikan kembali di pasar disebabkan oleh betapa kuatnya rally di pasar saham dan investor mungkin sudah mencari alasan untuk profit taking," katanya.

Mengingat penurunan yang besar di pasar saham, beberapa investor jelas melakukan reposisi.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved