Breaking News:

Pabrik di China Bikin Robot Raksasa Donald Trump BAB Sambil Main Twitter

Robot Donald Trump itu terlihat sedang buang air besar di atas toilet emas sementara tangannya sedang asik main Twitter

Guardian
Robot Donald Trump sedang BAB sambil ngetwit 

"Investor mengurangi portofolio mereka sebagai tindakan pencegahan," ujar Jeffrey Halley, analis pasar senior di Oanda Asia Pasifik.

Halley melihat jalan tengah untuk pasar dengan sentimen yang mendasari bahwa kesepakatan akan dilakukan dan hal itu dapat mengangkat ekspektasi pertumbuhan dan pendapatan. "Saya tidak akan meninggalkan pasar saham," ujar Craig.

Selain itu, menurut Alex Wong, Direktur aset manajemen Ample Capital Ltd bilang sikap dovish bank sentral berbeda dibanding tahun lalu ketika AS dan China memperketat kebijakan.

"Bahkan jika tidak ada kesepakatan yang dicapai, dampaknya tidak akan separah itu," ujar Wong. "Aku tidak khawatir."

Kini semuanya tergantung pada apa yang akan terjadi dalam perundingan yang akan digelar pada Kamis dan Jumat waktu Washington, ketika kedua negara menggelar perundingan dagang.

"Ini membuat kami berpotensi mengalami pekan yanng sangat emosional," kata Halley Oanda.

Seperti diketahui, hubungan diplomatik antara Beijing dan Washington kembali memanas.

Negosiasi berbulan-bulan yang menghasilkan rancangan kesepakatan setebal hampir 150 halaman, hancur lebur setelah China menarik hampir seluruh poin kesepakatan.

Sumber Reuters menyebutkan, dokumen itu penuh dengan upaya China untuk membalikkan tuntutan inti AS. 

Dari tujuh bab rancangan perjanjian dagang, China telah menghapus komitmennya untuk mengubah UU untuk menyelesaikan keluhan inti yang menyebabkan AS melancarkan perang dagang.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved