BATAM TERKINI

BP Batam Perbaiki Jalan ke Kawasan Industri, Ini Sejumlah Proyek yang Akan Dikerjakan

Ada 9 proyek strategis lainnya yang akan dikerjakan Badan Pengusahaan (BP) Batam tahun 2019. Seperti pembangunan jalur ke 2 jalan kawasan industri.

BP Batam Perbaiki Jalan ke Kawasan Industri, Ini Sejumlah Proyek yang Akan Dikerjakan
tribunnews batam/dok
Sejumlah pekerja sedang mengerjakan proyek perbaikan dan peningkatan kualitas kalan utama yang ada di kelurahan Galang Baru, Galang, Batam. Foto ilustrasi jalan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Selain perbaikan Underpass Pelita, ada 9 proyek strategis lainnya yang akan dikerjakan Badan Pengusahaan (BP) Batam tahun 2019. Seperti pembangunan jalur ke 2 jalan kawasan industri Batam Center. Posisinya berada di depan Tunas Industrial Park 2 atau depan Perumahan PLN Batam. Jalan yang akan dibangun sepanjang 1.595 meter.

Diperkirakan ada sekitar 4000-5000 karyawan perusahaan yang bekerja di sana, dan melintasi jalan itu. Belum lagi dengan karyawan perusahaan lainnya. Tak ayal lagi, kemacetan kendaraan kerap terjadi setiap pagi, siang dan sore.

"Dengan dibangunnya jalur ke dua ini, kita berharap tak macet lagi disana. Kita coba selesaikan tahun ini," kata Kasubdit Pembangunan Jalan, Jembatan dan Transportasi Massal, Direktorat Pembangunan Prasarana dan Sarana BP Batam, Boy Zasmita, Selasa (21/5/2019).

Ia mengatakan, rencananya penandatanganan kerjasama akan dilakukan pada akhir Mei. Kontraktor pelaksananya PT Cipta Cakrawala Teknik, dengan nilai kontrak Rp 6,9 miliar.

Banyak Akses Jalan ke Kawasan Industri di Batam Kurang Layak, Ini Kata HKI Kepri

Peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Ini Pesan Presiden Jokowi 

Pelaku Begal di Batam Belum Ditangkap, Masyarakat Makin Resah

"Proses lelang sudah selesai. Rencana masa kerjanya 6 bulan," ujarnya.

Kemudian, pembangunan jalan kolektor Kawasan Industri Kabil dari PT Musim Mas menuju Jalan Hang Kesturi. Pengerjaan jalan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Boy mengatakan, kontraktor pelaksananya adalah PT Barelang Kontruksi, dengan nilai kontrak Rp 7,5 miliar. Panjang jalan yang akan dibangun 985 meter. Selanjutnya, pembangunan jalan kolektor dan jembatan di Kawasan Industri Sekupang menuju kawasan Britoil tahap I.

Panjang jalan yang akan dibangun 1.425 meter. Saat ini masih dalam tahap penyusunan dokumen tender. Sedangkan nilai pagu anggarannya Rp 10,7 miliar.

"BP Batam tahun ini juga akan melakukan pembangunan dan peningkatan jalan Kawasan Industri Tanjunguncang Tahap 2 dan kawasan Industri Pelabuhan Sagulung," kata Boy.

Masing-masing pemenang tendernya, PT Multi Sindo Internasional dengan nilai kontrak Rp 3,4 miliar, dan PT Belantara Karyatama dengan nilai kontrak Rp 2,9 miliar. Jalan yang akan dibangun di Kawasan Industri Tanjunguncang Tahap 2, sepanjang 945 meter, sedangkan jalan ke kawasan industri pelabuhan Sagulung sepanjang 621 meter.

Proyek strategis lainnya, pembangunan dan peningkatan jalan Kawasan Industri Sei Lekop tahap 2 yang dikerjakan PT Cipta Cakrawala Teknik dengan nilai kontrak Rp 2,8 miliar. Jalan yang akan dibangun sepanjang 582 meter.

"Kemudian perbaikan jalan Kawasan Industri Sintai Tanjung Uncang. Nilai kontrak Rp 4,1 miliar dan tendernya dimenangkan PT Rufiyando Humbang Persada. Jalan yang diperbaiki sepanjang 1.569 meter," jelasnya.

Selain itu, tahun ini BP Batam juga akan melakukan peningkatan drainase utama di kawasan Perumahan Tiban Koperasi Segmen A, C dan D dengan anggarannya Rp 1,7 miliar. Pekerjaan akan dilakukan CV Anugrah Sakti.

Kemudian juga Segmen B yang saat ini masih dalam tahap sosialisasi pekerjaannya dilapangan, dengan nilai pagu anggaran Rp 1,1 miliar. Alokasi biaya keseluruhan untuk pengerjaan 10 proyek strategis itu mencapai Rp 49,3 miliar. (tribunbatam.id/dewiharyati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved