Kamis, 9 April 2026

AKSI 22 MEI

Hendak Mendompleng Aksi 22 Mei, Lima Terduga Teroris Tertangkap Setelah Kejar-Kejaran dengan Polisi

Mabes Polri sejak beberapa waktu lalu sudah mendeteksi kelompok provokator dan teroris dari luar daerah akan mendompleng dalam aksi 22 Mei

tribunjabar/firman wijaksana
Petugas mengamankan lima orang terduga teroris di Malangbong, Garut, Selasa (21/5/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BOGOR - Mabes Polri sejak beberapa waktu lalu sudah memperkirakan bahwa kelompok provokator dan teroris dari luar daerah akan mendompleng dalam aksi 22 Mei 2019.

Hal itu terbukti setelah polisi melakukan penyekatan dan mencegat peserta aksi dari luar daerah.

Peserta aksi dari luar daerah yang terpaksa harus berhadapan dengan aparat sebelum tiba di Jakarta.

Rusuh Lagi, Kawasan Pertamburan Gelap Gulita. Warga Bantu Polisi Kejar Massa Perusuh

Sebar Pesan Teror Bom pada Aksi 22 Mei, Guru PNS Ini Diperiksa Polisi

Kerusuhan di Depan Kantor Bawaslu RI, Ketua MUI Batam Ajak Mayarakat Jaga Situasi Kondusif

Misalnya, rombongan peserta demo yang hendak ikut aksi 22 Mei di Jakarta dari kawasan Garut, Jawa Barat.

Ternyata mereka bukan peserta biasa, mereka adalah terduga teroris.

Dilansir Tribun Bogor, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dan terduga teroris yang menggunakan kendaraan itu.

Seorang terduga teroris dibawa ke dalam mobil patroli Polres Garut setelah ditangkap di Jalan Malangbong Kabupaten Garut untuk diperiksa lebih lanjut, Selasa (21/5/2019)
Seorang terduga teroris dibawa ke dalam mobil patroli Polres Garut setelah ditangkap di Jalan Malangbong Kabupaten Garut untuk diperiksa lebih lanjut, Selasa (21/5/2019) (Tribunjabar/Firman Wijaksana)

Namun, polisi pun berhasil menghentikan rombongan terduga teroris itu disekitar tanjakan Malangbong, Kabupaten Garut pada Selasa (21/5/2019).

Dalam mobil tersebut, berisi lima orang terduga teroris yang saat ini telah berhasil diamankan petugas.

Seperti diketahui, belum lama ini juga Densus 88 melakukan penangkapan kepada sejumlah terduga teroris termasuk di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Petugas tengah menjaga kediaman rumah terduga teroris di kawasan Nanggewer Mekara RT10/10 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/5) .

Petugas tengah menjaga kediaman rumah terduga teroris di kawasan Nanggewer

Mekara RT10/10 Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/5) . (Wartakotalive.com/Adhy Kelana)

Terduga teroris yang berhasil ditangkap, diduga akan melakukan aksi pada tanggal 22 Mei di Jakarta.

Dua terduga teroris berinisial E alias Pak Jenggot (51) dan anak buahnya S (27) ditangkpa diwilayah Kabupaten Bogor dari jaringan Fikih Abu Hamsah.

Dua tersangka ini diamankan Densus 88 yang berpakaian preman pada Jumat (17/5/2019) di tempat berbeda, yakni di Cibinong dan Ciomas.

Marinir Datang Temui Massa Untuk Negosiasi, Massa Perusuh Langsung Mundur dari Slipi

Provokator Aksi Sudah Rencanakan Kerusuhan 22 Mei di Jakarta, Sasaran Utama Presiden Jokowi

Kapolres Jakpus: Pak Ustadz, Bantu Kami Pak Ustadz. Kami Bertahan. Tolong Jangan Lakukan Ini

Awal pengungkapan

Terkait lima terduga teroris yang ditangkap di kawasan Garut, polisi awalnya curiga melihat satu unit mobil yang tiba-tiba putar arah ketika petugas tengah melakukan pengamanan jalur di Malangbong, Selasa (21/5/2019)

Berawal dari kecurigaan itu, polisi pun langsung mengejar mobil yang berusaha menghindari petugas itu.

"Ada mobil dari arah Tasikmalaya ke Garut putar balik lagi. Anggota curiga lalu mengejar mobil tersebut," ujar Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, Selasa (21/5/2019) dikutip tribunnewsBogor,com dari Tribun jabar.

Penangkapan tersebut dilakukan tim dari Polres Garut, Brimob, dan Kodim 0611 Garut yang sedang menggelar operasi.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved