Golkar Ajukan Lima Kadernya Masuk Kabinet Jokowi, Figur Ini Kembali Duduk di Kabinet

Tidak berselang lama setelah nama-nama tersebut muncul, Golkar langsung mengajukan nama-nama kadernya untuk masuk kabinet Jokowi - Ma'ruf.

Golkar Ajukan Lima Kadernya Masuk Kabinet Jokowi, Figur Ini Kembali Duduk di Kabinet
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Capres petahana Joko Widodo dan Cawapres Ma'ruf Amin menyapa warga usai menyampaikan pidato kemenangannya sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). Pidato tersebut menanggapi keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. 

TRIBUNBATAM.id - Nama-nama pejabat yang masuk kabinet Jokowi - Ma'ruf Amin mulai bermunculan belakangan ini kendatipun kubu Prabowo - Sandiaga masih berupaya menempuh jalur hukum menggugat hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Tidak berselang lama setelah nama-nama tersebut muncul, Golkar langsung mengajukan nama-nama kadernya untuk masuk kabinet Jokowi - Ma'ruf.

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono mengungkapkan ada lima nama yang diusulkan untuk mengisi pos menteri untuk kabinet Jokowi periode selanjutnya.

Lima nama tersebut merupakan usulan dari Dewan Pakar Partai Golkar yang dibahas dalam Pleno ke-XXI di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Senin (27/5/2019).

Dua nama kader Golkar yang telah menjadi menteri saat ini yakni, Airlangga Hartarto dan Agus Gumiwang Kartasasmita. Menurut Agung, kedua kader Golkar tersebut pantas untuk dipertahankan.

Andi Cori, Terdakwa Kasus Plat Baja Jembatan Dompak Kepri Akan Jalani Sidang Usai Lebaran

Sebar Meme Menghina Presiden di Facebook, 2 Guru Honorer Ini Ditangkap Polisi

Sebar Meme Menghina Presiden di Facebook, 2 Guru Honorer Ini Ditangkap Polisi

Jokowi Teken Keppres Cuti Bersama PNS 2019, Ini Jadwal Libur Bersama ASN saat Idul Fitri

Sementara tiga nama tambahan yang diusulkan di antaranya Ilham Habibie, Ponco Sutowo, Ganjar Razuni.

"Itu nama-nama yang beredar yang saya kira DPP tentu akan menangkap dan menyeleksinya," ujar Agung.

Menurut Agung, nama-nama tersebut patut dipertimbangkan oleh DPP Partai Golkar untuk selanjutnya diusulkan kepada Jokowi.

Agung menilai jumlah tersebut sudah sangat proporsional dan tidak berlebihan.

"Tentu tidak bisa semuanya karena terbatas juga, tetapi wajarlah sebagai pemenang ke dua setidaknya dapat 5 kursi tidak perlu 10 kursi seperti PKB," tutur Agung.

Seperti diketahui, Dewan Partai Golkar mengusulkan agar partainya mendapatkan lima jatah menteri.

Agung beralasan Golkar merupakan partai yang paling pertama mengusung Jokowi sebagai presiden.

Halaman
1234
Editor: Thom Limahekin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved