Sidang Kasus Pemilu Batam, Yunus Tuding Werton Jegal Dirinya. Reaksi Werton?

Sidang tindak pidana Pemilu dengan terdakwa Muhammad Yunus kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (28/5) malam.

Sidang Kasus Pemilu Batam, Yunus Tuding Werton Jegal Dirinya. Reaksi Werton?
Leo Halawa/TRIBUNBATAM.id
Sidang tindak pidana Pemilu dengan terdakwa Muhammad Yunus kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (28/5) malam 

Nama Werton setidaknya disebutkan dua kali oleh Muhammad Yunus saat ditanyakan wartawan.

Pertama dia sebutkan inisial, dan ke dua disebutkan dengan nama terang, Werton.

“Saya tegaskan pada hari ini adalah WP dalangnya. Suruhlah orang-orang lain suruh melapor. Inilah Pemilu tanggal 17 April 2019 yang datang ke sana itu adalah relawan Werton. Ini saya mengatakan seperti ini berdasarkan buku tamu di Bawaslu (Bawaslu Kota Batam),” tuding Muhammad Yunus.

Dia menambahkan sudah ditarget oleh rekan se-partainya itu jauh jauh hari.

Karena secara penghitungan suara, Muhammad Yunus diperkirakan akan menjadi anggota DPRD Kota Batam periode 2019-2024. Namun hal ini hampa ketika dia nantinya divonis bersalah oleh hakim.

“Yang jelas hiruk pikuk ini yang sepertinya itu kalah. Makanya terjadilah manuver-manuver seolah-olahnya dibangun opini saya ini bersalah. Padahal saya sendiri tidak mengerti ada ini sebenarnya. Kok Pemilu sudah selesai yang pemenang sudah jelas. Ini memang benar-benar betul rekayasa. Reyasa benar-benar. Sudah dipeta. Sudah digrand plan. Plan A, plan B, plan C. Inilah orang-orang yang tidak menerima kekalahan,” kata Muhammad Yunus.

Sementara itu,TRIBUNBATAM.id belum berhasil mengkonfirmasi perihal tudingan Werton Panggabean. Beberapa kali dihubungi via ponsel namun tak kunjung diangkat. Pesan yang dikirim via WhatsApp juga belum dibalas meskipun sudah dibaca.

Muhammad Yunus dan Werton Panggabean samas-sama satu partai. Keduanya maju dari daerah pemilihan yang sama. Werton Panggabean nomor urut 1 dan Muhammad Yunus nomor urut 7.

Saat penghitungan pasca Pemilu Rabu (17/4/2019) lalu, nama Muhammad Yunus dan Werton Panggabean diprediksi mendapat kursi anggota dewan.

Kedua nama politikus ini menghiasi pemberitaan media cetak dan elektronik. Namun detik-detik terakhir, nama Werton Panggabean tergerser.

Halaman
1234
Penulis: Leo Halawa
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved