VIDEO - AWAS! Pebalap Liar Motor di Depan Mapolsek Batam Kota Bahayakan Warga

Aksi Standing alias jumping sekelompok remaja Genk Motor kembali beraksi di Batam. Seperti yang terjadi di bundaran Alun-alun Engku Putri Batam.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Aksi Standing alias jumping sekelompok remaja Genk Motor kembali beraksi di Batam. Seperti yang terjadi di bundaran Alun-alun Engku Putri Batam, atau sekitar 50 meter dari sisi kanan Mapolsek Batam Kota. Atau sekitar 20 meter dari kantor Pengadilan Negeri Batam atau persis sebelah kanan kantor DPRD Kota Batam, Selasa (28/5/2019) malam.

Sekelompok remaja Genk Motor itu, melakukan aksinya. Atas aksi belasan genk motor ini menjadi tontonan warga. Warga yang kebetulan pulang dari persidangan di PN Batam yang digelar Selasa malam.

Secara bergantian, para remaja yang menggunakan motor bebek matic dengan asyiknya melakukan atraksi standing atau mengangkat stang sepeda motor. Atas kondisi iu, sejumlah warga resah. Karena aksi mereka sangat membayakan pejalan kaki.

Rara Sianioar (26) warga yang baru saja pulang dari persidangan di Pengadilan Negeri Batam, hendak ke lapangan Welcome to Batam mengaku kaget aksi para genk motor itu. Sebab suara knalpot motor dan suara cagak motor yang dilengketkan di aspal supaya menghasilkan bunyi keras, sangat menggangunya.

"Aduh ngeri sekali aksi mereka. Bisa membahayakan pejalan kaki. Macam punya mereka (genk motor) saja jalan ini. Tak memikirkan nasib orang lain," keluh Rara.

Tidak hanya Rara yang resah atas ulah anak-anak berusia remaja itu. Bowo (56) penjual buah segar di sekitar bundaran itu merasakan hal yang sama. Bowo menuturkan, berdasarkan pengalaman dia sebelumnya saat dimintai keterangan oleh wartawan, setelah aksi standing mereka terkadang berkelahi.

"Sudah itu, ugal-ugalan lagi di jalan. Takut mas mau negur. Nanti mereka suka brutal. Ini bukan sekali. Kejadian ini berkali-kaki. Tapi memang waktu-waktu tertentu. Apalagi malam minggu. Pasti ramai," kata Bowo.

Seingat Bowo, aksi anak-anak itu pernah membahayakan pejalan kaki. Bukan karena ditabrak. Tapi korban suara hentakan cagak motor yang sengaja dilengketkan ke aspal. "Kemarin ada ibu-ibu yang mau ke masjid nyaris pingsan. Karena kaget suara cagak itu. Sempat terjatuh juga ibu itu. Tapi habis itu ditolong," beber Bowo.

Atas atraksi para genk motor itu, meminta aparat terkait untuk segera menertibkan. Jika tidak, dikhawatirkan bisa mengorbankan pejalan kaki atau kendaraan lain. Apalagi daerah itu banyak dikunjungi wisatawan. Karena kebetulan berdekatan dengan lokasi wisata Welcome to Batam. Yang jaraknya hanya sekitar 60 meter. Dan lagi pula, lokasinya hanya sekitar 30 meter dari Masjid Agung Batam. Berpotensi mengganggu orang yang sedang ibadah.

Kondisi tersebut sudah dikonfirmasi oleh tribunbatam.id ke Kapolsek Batam Kota AKP Ricky Firmansyah. Katanya akan segera dicek bersama patroli anggotanya. "Saya suruh patroli ke sana," katanya. (Tribunbatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Madi Dwi Nando
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved