Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo, Bung Sjahrir, Simak Sejarah Kata 'Bung' pada Panggilan Tokoh

"Sejak itu untuk pertama kalinya telah lahir sapaan baru untuk pemimpinnya. Soekarno membiarkan dirinya disapa dengan Bung Karno," tulis Her Suganda.

Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo, Bung Sjahrir, Simak Sejarah Kata 'Bung' pada Panggilan Tokoh
Wikimedia
Pada tahun 2001 lalu, Yayasan Pendidikan Soekarno juga memberikan penghargaan yang sama kepada Kim I 

TRIBUNBATAM.id -  Nama Soekarno merupakan nama yang besar, ia berjasa memproklamasikan Indonesia.

Tak hanya itu, banyak sejarah yang mewarnai Soekarno.

Termasuk, bagaimana Soekarno memulai perjuangannya di Bandung.

Ya, di kota yang berjuluk Parisj van Java inilah, Soekarno memulai pergerakan politiknya.

Di Bandung juga lah nama "Bung Karno" rupanya pertama kali disematkan pada Soekarno.

Sempat Viral, Begini Nasib Anggota TNI yang Pensiun Dini & Peringatkan Komandannya

Cerita Korban Pembakaran 87 Rumah di Buton : Rumahku Dibakar Di Depan Mata, Kami Mau Kemana Lagi?

Nyaris Tak Dikenali, Aktris Jang Hye Jin Rela Gendutkan Badan demi Film Parasite

Menurut buku karya Her Suganda berjudul "Jejak Soekarno di Bandung" terbitan Kompas, Soekarno memimpin Perserikatan Nasional Indonesia di kota kembang.

Perserikatan yang merupakan cikal bakal Partai Nasional Indonesia (PNI) itu dipimpin oleh Soekarno pertama kali pada 27 Juli 1927.

Soekarno
Soekarno (LIFE)

Di paviliun rumah tinggal Soekarno-Inggit lah pertemuan pengurus pertama PNI digelar.

Runah itu terletak di Regentweg nomor 22.

Seorang Ibu Hamil Nyaris Melahirkan di Lokasi Open House Keluarga Jusuf Kalla

Emak Emak di Pasar Botania Batam Enggak Cerewet Lagi, Harga Santan dan Sayuran Kini Turun Harga

"Pada hari lain, aku dibawa oleh suamiku ke rumah di Regentweg 22, tempat tinggal bersama beberapa teman seperjuangan. Kami berkumpul di pavilyunnya," ujar Inggit Garnasih, dikutip dari buku karya Ramadhan K.H berjudul "Kuantar ke Gerbang-Kisah Cinta Ibu Inggit Garnasih dengan Bung Karno" terbitan Sinar Harapan.

Singkat cerita, Perserikatan Nasional Indonesia semakin besar.

Masih menurut Her Suganda, pergerakan perserikatan itu makin jelas di bawah kepemimpinan Soekarno.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved