IPW Duga Ada Penyalahgunaan Wewenang di Slog Polri Terkait Kasus Fortuner Berpelat Polri

“Berarti ada penyalahgunaan wewenang. Kenapa nomor dinas Polri bisa dipakai warga sipil? Apakah nomor dinas itu diperjualbelikan atau dipinjamkan? Kal

IPW Duga Ada Penyalahgunaan Wewenang di Slog Polri Terkait Kasus Fortuner Berpelat Polri
ISTIMEWA
Polres Bogor Berhasil Menindak Pelajar yang Ugal-ugalan di jalan Puncak Pakai Mobil Berpelat Nomor Dewa (mobil dinas polisi) 

TRIBUNBATAM.id - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menduga  terjadi penyalahgunaan wewenang oleh Staf Logistik (Slog) Polri terkait penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan pelat nomor dinas Polri pada mobil Fortuner yang dikemudikan secara ugal-ugalan oleh Kevin Kosasih (24).

“Berarti ada penyalahgunaan wewenang. Kenapa nomor dinas Polri bisa dipakai warga sipil? Apakah nomor dinas itu diperjualbelikan atau dipinjamkan? Kalau diperjualbelikan berarti ada potensi korupsi dan penyalahgunaan aset negara,” ujar Neta S Pane, Selasa (4/5/2019).

Kasus itu, kata Neta, tidak cukup hanya diusut sebatas pelanggaran lalu lintas saja, tapi juga harus diusut tindak pidananya, dan dugaan suap atau korupsinya.

 “Pihak pemakai dan oknum Slog Polri yang diduga menjual nomor dinas itu harus dikenakan pidana,” tegasnya. 

Setelah terjadi simpang-siur, akhirnya Mabes Polri menyatakan pelat nomor dan STNK dinas Polri pada mobil Fortuner yang dikemudikan warga sipil bernama Kevin Kosasih asli.

Mobil Fortuner Berplat Polisi Ugal-ugalan di Puncak Asli, Ini Alasan Polisi Tak Kenakan Pasal Pidana

Mabes Polri Angkat Bicara Soal Mobil Fortuner Berplat Polisi yang Ugal-ugalan di Jalan saat Dirazia

Terungkap Sosok Pelajar yang Berani Ugal-ugalan di Jalan Pakai Mobil Fortuner Berplat Polisi

Pelajar yang Mengendarai Mobil Fortuner Berpelat Dinas Polisi Terancam Sanksi Pidana Pemalsuan

Pelat nomor dan STNK dinas Polri itu telah disalahgunakan.

"Dokumennya itu enggak palsu. Dokumennya itu asli, diterbitkan oleh Staf Logistik," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/6/2019).

Menurut Dedi, Kevin menyalahgunakan penggunaan pelat nomor dan STNK dinas Polri.

Seharusnya itu diperuntukkan bagi pejabat yang butuh pengawalan VIP atau VVIP. Sipil, katanya, tidak boleh menggunakan.

Polri pun akan menertibkan penerbitan pelat nomor dan STNK dinas Polri agar tidak disalahgunakan karena dapat merusak nama baik Polri.

Viral video mobil berplat dinas polisi dihentikan di Jalur Puncak, Bogor
Viral video mobil berplat dinas polisi dihentikan di Jalur Puncak, Bogor (nstagram @infoheboh)

"Pak Aslog sekarang sedang berupaya menertibkan Peraturan Kapolri tentang tata cara penerbitan pelat nomor dan STNK dinas. Pak Aslog sedang menertibkan tata cara penerbitan STNK dan pelat nomor VIP dan VVIP," tegas Dedi.

Halaman
12
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved