Breaking News:

Masalah Buzzer Kembali Picu Demokrat dan Gerindra Saling Serang, Duel Andi Arief vs Andre Rosiade

Debat tersebut berawal dari kehadiran buzzer yang menyerang Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

YouTube Najwa Shihab
Andi Arief - Andre Rosiade 

"Politisi Gerindra tak pernah pake akun anonim, tapi akun yang terang bahwa itu kepemilikan kami," tuturnya.

"Saya sampaikan juga kepada beliau, 'kalau anda berkoalisi dengan kami ada masukan sampaikan secara lansung, tak usah cuit di media sosial. Jangan sampai ngakunya berkoalisi tapi faktanya merongrong dari dalam," tambahnya.

Curhat SBY soal AHY hingga Partai Demokrat di-bully

Curhat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait partainya di-bully seusai Komandan Kosgama Partai Demokrat Agus Yudhoyono (AHY) bertemu Presiden Jokowi mendapat tangggapan dari Fadli Zon.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyoroti ucapan SBY melalui tayangan video yang diputar di kediamannya, Kuningan, Jakarta, Senin (27/5/2019).

SBY menyatakan bahwa dirinya dan partainya mendapat opini negatif setelah AHY melakukan pertemuan dengan Jokowi.

Pertemuan AHY dan Jokowi berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta dan Istana Kepresidenan Bogor setelah diselenggarakannya Pemilu 2019.

"Akibat pertemuan itu, AHY, SBY, dan Partai Demokrat diserang habis oleh kalangan tertentu," kata SBY.

"Setelah itu AHY di-bully sangat kejam. Mungkin itu cara Tuhan untuk menggembleng orang yang baru masuk di dunia politik. Dari serangan itu, sebenarnya kita tahu dari kelompok mana serangan sengit itu berasal," tambahnya.

 

Diwartakan Kompas.com, SBY mengatakan, hal tersebut merupakan pembeda antara Partai Demokrat dan pihak lain yang mengusung pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Halaman
1234
Editor: Thom Limahekin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved