Kamis, 7 Mei 2026

Pria Kurang Waras Tikam Pedagang Sayur Hingga Tewas, Lalu Bakar Rumah Sendiri  

"Kakak saya (korban) lagi biasa abis magrib dia kemasin sayuran, tahu-tahu dia datang gitu aja pelaku, sebelumnya enggak ada masalah apa-apa, kakak sa

Tayang:
shutterstock/tribunlampung
Ilustrasi 

Dia tinggal seorang diri disebuah rumah yang jaraknya kurang lebih 50 meter dari kontrakan korban.

"Warga sini udah tahu kalau dia begitu (gangguan jiwa), kadang kambuh kadang kalau lagi bener ya biasa aja ngobrol sama orang, cuma yang paling parah ya ini sampe ngelukain orang," jelas dia.

Usai kejadian itu, pelaku juga dikabarkan membakar rumahnya sendiri, hampir seluruh bangunan hangus terbakar.

Kepala Sudah Terputus, Ikan Ini Masih Sanggup Gigit dan Hancukan Kaleng Berisi Minuman

Kick Off Pukul 01.45 WIB, Link Live Score Hasil Kualifikasi Euro 2020 Spanyol vs Swedia

Beruntung kejadian tersebut tidak sampai berimbas ke rumah warga disekitar tempat tinggalnya.

Tetangga sebut pelaku tak dalami ilmu spiritual

Adi Zulkarnaen (44) pria yang menikam tetangganya bernama Giatno (33) serta nekat membakar rumahnya sendiri, diduga mengalami gangguan jiwa akibat mempelajari ilmu spirutual.

Hal ini diungkapkan Dedi (32), tetangga yang tinggal di dekat kediaman pelaku, Senin (10/6/2019).

Menurut dia, Adi sempat dirawat di rumah sakit jiwa, namun sejak satu tahun terakhir dia pulang ke rumah karena dianggap sudah membaik.

"Kadang kambuh, kadang kalau lagi kumat ya suka gitu, dulu pernah mau bakar motornya sendiri," kata Dedi kepada TribunJakarta.com.

Akibat kejiawaannya yang tidak stabil, anak dan istrinyapun meninggalkan pria berusia 44 tahun tersebut. Adi kemudian tinggal seorang diri dan biaya sehari-hari hidupnya ditanggung kakak kandung yang tinggal tidak jauh dari rumahnya.

"Adanya dua, satu udah SMA satu lagi masih SD, anak istrinya udah enggak tinggal di sini (Bekasi), kabarnya pulang ke Tangerang, sekitar setahun pas dia pulang dari rumah sakit jiwa udah di sini sendirian," jelas dia.

Adi menurut dia sakit jiwa akibat memperdalam ilmu spiritual, dia diduga tidak sanggup mengamalkan ajaran-ajaran ilmu tersebut sehingga mempengaruhi kejiwaannya.

"Ngajinya mah rajin tapi enggak tahu di mana, solat juga rajin, kadang setel (menyalakan) solawat kenceng sampai kedengaran, dia emang ngamalin ilmu cuma kayanya enggak kuat jadi begitu," ujarnya.

Jadi Tersangka Kasus BLBI, Ini Sepak Terjang Sjamsul Nursalim sebagai Pengusaha

Ini 5 Langkah Tingkatkan Skill Bercinta di Atas Ranjang, Tak Perlu Obat Kuat

Sementara itu, Ardi (60) tetangga lain mengatakan, selama ini warga tidak pernah mengucilkan pelaku meski mengetahui dia mengalami gangguan jiwa dan kerap kambuh.

"Ngobrol kadang ketemu di warung, kalau lagi normal biasa aja kaya orang waras, diajak ngomong politik, apalagi ngobrol soal agama dia seneng betul, cuma kalau lagi kambuh ya gitu enggak bisa diajak ngomong," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved