Breaking News:

Tanggapi Usulan Polisi Demokrat Soal Koalisi Bubar. Jubir BPN: Kebelet Dapat Kursi Menteri

Namun, permintaan tersebut langsung dibantah oleh politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade.

Editor: Thom Limahekin
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Andre Rosiade 

Sementara itu diketahui, tidak hanya meminta pada Prabowo saja, namun Rachland juga meminta supaya Capres Joko Widodo (Jokowi) ikut membubarkan koalisi partai politik .

Hal itu disampaikan Rachalnd melalui akun twitternya, @RachlandNashidik, minggu (9/6/2019).

Berikut kicauan lengkap dari Rachland, dikutip dari Kompas.com.

"Anjuran yang sama, bubarkan koalisi, juga saya sampaikan pada Pak @Jokowi. Mempertahankan koalisi berarti mempertahankan perkubuan di akar rumput.

(Perkubuan) Artinya mengawetkan permusuhan dan memelihara potensi benturan dalam masyarakat. Para pemimpin harus mengutamakan keselamatan bangsa.

Pak @Prabowo, Pemilu sudah usai. Gugatan ke MK adalah gugatan pasangan Capres. Tak melibatkan peran Partai.

Andalah pemimpin koalisi, yang mengajak bergabung. Datang tampak muka, pulang tampak punggung," tulis Rachland.

Tanggapan TKN

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin (TKN), Ace Hasan Syadzily mengaku tak sependapat dengan usulan untuk koalisi bubar.

Dikutip dari Kompas.com, Senin (10/6/2019), Ace memberikan bandingan pada Pilpres 2009 lalu.

Saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpasangan dengan Boediono, koalisi Parpol pendukung pasangan SBY - Boediono tidak dibubarkan dan malah diinstitusionalisasikan dalam bentuk sekretariat gabungan (Setgab).

"Saya kira tidak perlu dibubarkan ya. Dulu waktu zaman SBY, koalisi pendukung Presiden SBY - Boediono juga tidak dibubarkan. Bahkan terinstitusionalisasi dalam sekretariat gabungan (Setgab) yang terdiri atas partai politik pendukung SBY dalam Pilpres 2009 yang lalu plus Partai Golkar waktu itu," kata Ace, Minggu (9/6/2019).

Politikus Golkar Ace Hasan Syadzily.
Politikus Golkar Ace Hasan Syadzily. (Tribunnews.com/Fitri Wulandari)

Apabila alasan dibubarkan agar masyarakat tidak berkubu, menurutnya, masyarakat telah paham bahwa pilpres selesai.

"Kalau alasannya agar masyarakat tidak ada kubu-kubuan di akar rumput, itu tergantung elite politiknya. Sejauh ini masyarakat sudah menganggap selesai kok dengan Pilpres," kata Ace.

"Masyarakat sudah menerima siapapun yang menang menjadi presiden terpilih dalam Pemilu 2019. Yang belum siap justru para elitnya yang memprovokasi untuk tidak menerima hasil Pilpres dan tidak siap kalah," tambah dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Bantahan Gerindra soal Alasan Rachland Nashidik Bubarkan Koalisi: Tentu Koalisi Masih Kami Butuhkan

Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved