Tantang Bantah KPU Pakai Data 62 Persen, Jansen Sitindaon Minta BPN Hadirkan Prof Laode di MK

"Saya mau meluruskan apa yang disebutkan Andre tadi terkait persoalan pertemuan mas AHY yang untuk pertama kali dengan pak Jokowi," kata Jansen Sitind

Tantang Bantah KPU Pakai Data 62 Persen, Jansen Sitindaon Minta BPN Hadirkan Prof Laode di MK
YouTube/KompasTV
Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon. (YouTube/KompasTV) 

M Fahri, Pria Bersorban Hijau yang Ancam Bunuh Jokowi Ditangkap, Sebelumnya Polisi Salah Tangkap

Laga Bali United vs Timnas U23 Indonesia, Teco Sebut Modal Bagus Jelang Lawan PSIS di Liga 1 2019

Hadapi Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK, TKN Jokowi-Maruf Siapkan 33 Pengacara, Dari Mana Saja?

Timnas Indonesia vs Yordania, 2 Pemain Indonesia Bicara Kesiapan Jelang Laga Uji Coba

"Ketika itu dimunculkan pak Prabowo kita menang 62 persen, sebagai teman koalisi tentu kami bertanya darimana sumber datanya ? Karena tidak ada yang katanya dua kontainer dikirim ke DPP Partai Demokrat," kata Jansen Sitindaon

Jansen Sitindaon mengaku membutuhkan data tersebut.

"Seperti saya butuh tahu itu, karena saya kalau ngomong itu harus terang buktinya, karena saya kalau ngomong tajam itulah yang kami pertanyakan," kata Jansen Sitindaon.

"Mana ? darimana sumber 62 persen, minimal kami dari teman koalisi itu menguji dulu, jangan nanti kita bwa ke Mahkamah Konstitusi ternyata bukti itu lemah, tidak stronge evidance, kan malu kita kalah di MK," tambah Jansen Sitindaon.

Maka itu, Jansen Sitindaon meminta agar BPN Prabowo-Sandi bisa menghadirkan Profesor Laode ke MK.

"Itu makanya saya sampaikan besok hadirkan di Mahkamah Konstitusi yang namnya Profesor Laode itu yang katanya mengumpulkan data kita 02 menang 62 kemudian turun jadi 54 persen itu, biar kita challenge biar kita bantah data KPU, karena memang kalau benar angkanya maka 02 yang menang, jangan jadi data hoaks,

"jangan terus kami dimaknai karena rekan yang kritis padahal kita ini mengajak hidup benar lalu dimaknai merong-rong 02, jangan lihat kata-kata, lihat perbuatan kami, mari kita timbang perbuatan kami benar-benar mnenangkan 02 apa tidak secara serius," papar Jansen Sitindaon

Andre Rosiade meminta kader Partai Demokrat seperti Andi Arief, Rachland Rasidik, Jansen Sitindaon untuk tidak menyampaikan usulan di media sosial.

"Masukan dan kritik alangkah elok disampaikan melalui forum internal, kan gak lucu gak elok gak etis ditonton eh setan gundul, ini kardus ini Prabowo kalah karena ini disampaikan di twiotter, apakah elok berkoalsii, saya masih percaya pada Partai Demokrat," kata Andre Rosiade menanggapi Jansen Sitindaon.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved