BINTAN TERKINI

Januari-Juni 2019, 73 Orang Terserang DBD di Bintan, Dinskes Bintan Himbau ini ke Warga

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan, Kepri mencatat ada sebanyak 73 masyarakat yang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dari bulan Janua

Januari-Juni 2019, 73 Orang Terserang DBD di Bintan, Dinskes Bintan Himbau ini ke Warga
TRIBUN BATAM/ALFANDI
Suasana RSUD bintan 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Dr Gama Isnaini menyampaikan, bahwa ditengah memasuki musim penghujan yang menerpah Wilayah Bintan memang ada beberapa warga yang terjangkit penyakit DBD.

Maka dari itu warga Bintan di himbau untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan.

Pasalnya, pada musim hujan populasi nyamuk demam berdarah sangat cepat berkembang biak dan biasanya serangan demam berdarah akan mudah datang sehingga dibutuhkan langkah untuk pencegahannya.

Sebab penyakit tersebut bukanlah penyakit yang hanya bisa menimbulkan demam bagi si penderita. Namun, kedua penyakit itu juga bisa menyebabkan kematian jika tidak dilakukan penanganan yang baik.

"Nah maka dari itu kami imbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan,"terang Gama.

Ia juga menjelaskan, untuk mencegah penyakit tersebut, dapat dilakukan dengan cara membersihkan lingkungan sekitar, atau lebih populer dengan cara 3 M Plus yakni, menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air hujan, plus menggunakan pembasmi nyamuk di rumah.

Sebab untuk menekan jumlah penderita DBD tidak ada cara lain selain dengan menerapkan 3M plus tersebut di dalam kehidupan masyarakat setiap harinya.

"Karena langkah 3M plus yang tepat untuk mengatasi jentik-jentik nyamuk berkembang disekitaran rumah masyrakat,"tuturnya.

Lanjutnya, begitu juga dengan penerapan Jumantik di rumah bisa diterapkan kepada anak-anak atau remaja yang punya peran aktif.

Dengan cara tersebut juga bisa mengawasi langsung tempat-tempat sarang nyamuk disekeliling rumah yang terlihat ada genangan air tempat nyamuk berkembang biak, sehingga sarang nyamuk bisa diberantas langsung secara rutinya.

"Saya berharap masyrakat juga bisa membantu Pemerintah, dengan berperan aktif mencegah kasus DBD yang kian menimbulkan korban jiwa di tengah-tengah masyarakat yang sangat rawan didaerah padat penduduk,"jelasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved