Sering Menguap Ternyata Jadi Tanda Adanya Beberapa Penyakit Berbahaya Ini
Sering menguap pasalnya dapat menjadi tanda adanya penyakit berbahaya dalam tubuh.
Selain itu, mengantuk juga bisa disebabkan oleh kondisi mental, emosional, dan psikologi seseorang.
Pasalnya, depresi dapat sangat meningkatkan rasa kantuk, seperti halnya tingkat stres atau kecemasan yang tinggi.
Selain itu, kantuk juga menandakan kondisi medis seseorang.
• Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 20 Juni 2019, Gemini Hari yang Luar Biasa, Pisces Dapat Proyek Baru
• Download Lagu MP3 Zimzalabim Red Velvet, Dilengkapi Lirik dan Video Klip yang Rilis 19 Juni 2019
• Dikabarkan Bangkrut Hingga Jual Rumah Mewah, Muzdalifah Kini Banting Setir Jadi Juragan Catering
• Begini Ekspresi Puput Nastiti Devi Yang Temani Ahok Makan Bareng Pimpinan KPK & Todung Mulya Lubis
Beberapa kondisi medis yang dapat ditandai dengan seringnya menguap adalah diabetes.
Kondisi lain seperti sakit kronis atau yang memengaruhi metabolisme atau kondisi mental, seperti hiponatremia.
Hiponatremia adalah ketika kadar natrium dalam darah Anda terlalu rendah juga dapat membuat sering mengantuk.
Selain itu, melalui laman medicalnewstoday.com, mengantuk berlebihan juga menandakan adanya maslah jantung.
Dalam beberapa kasus, menguap berlebihan dapat mengindikasikan perdarahan di sekitar jantung bahkan menyebabkan serangan jantung.
Hal ini lantaran adanya hubungan saraf vagus yang membentang dari bawah otak ke jantung dan perut.
• Penyanyi Korea Selatan, Song Ga In Dikabarkan Mengalami Kecelakaan Mobil, Begini Kondisinya Sekarang
• Seleksi Kompetensi Dasar Dimulai 24 Juni 2019, Ini Tahapan Jadi Praja Sekolah Kedinasan IPDN
• Zaskia Adya Mecca Sebut Hanung Bramantyo Terlalu Serius Garap Film Bumi Manusia: Aku Enggak Dilihat!
• Teen Choice Awards 2019 Umumkan Nominasi dengan Lebih Banyak Artis Korea, Ada BTS, BLACKPINK, & NCT
Indikasi sakit jantung tak hanya dari menguap tetapi juga rasa sakit di dada, sesak napas, sakit di bagian tubuh atas, mual, dan pusing yang juga dirasakan.
Tak hanya itu, orang yang mengalami stroke juga dapat menguap secara berlebihan.
Hal ini lantaran menguat dapat membantu mengatur dan mengurangi suhu inti otak dan tubuh setelah cedera otak akibat stroke.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa proses menguap melibatkan batang otak, area dasar otak yang terhubung ke sumsum tulang belakang. Menguap berlebihan dapat terjadi sebelum atau setelah stroke.
Sering menguap juga bisa menandakan adanya monomukleosis dan sindrom kelelahan kronis (CFS).
Tak hanya itu, sering mengantuk juga menandakan adanya pengaruh obat-obatan dalam tubuh seperti antihistamin, obat penenang, dan efek samping obat penyebab kantuk lainnya. (Novita Desy Prasetyowati)
*Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul Sering Menguap Ternyata Bisa Jadi Tanda Adanya Penyakit Berbahaya, Kok Bisa?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/menguap-cara-kenali-psikopat_20161008_220521.jpg)