Rabu, 15 April 2026

Mau Belanja Supermurah dan Bertabur Diskon? Great Singapore Sale Berlangsung Selama 5 Minggu

Great Singapore Sale dimulai dengan peragaan busana jalanan untuk pertama kalinya, Jumat (21/6/2019) sore di persimpangan Orchard dan Cairnhill

Singapore Tourism Board
Great Singapore Sale 2019 dimulai Jumat (21/6/2019) dan berakhir 28 Juli 2019. Selain pesta diskon dan bonus, GSS kali ini juga dikemas dengan berbagai atraksi menarik di kawasan Orchard dan Kampong Gelam. 

Selain peragaan busana luar ruangan, sorotan lain termasuk pasar pop-up dari 21 hingga 30 Juni, di berbagai lokasi di Orchard Road.

Caption

Kemudian film pendek yang dibuat oleh mahasiswa Politeknik Temasek yang diputar di Design Orchard dan tempat parkir Grange Road di sebelah Scape.

Tahun ini, kegiatan GSS juga akan diperluas ke Kampong Glam. Di sana akan ada pameran busana tradisional, pasar kerajinan tangan dan pasar loak untuk pakaian vintage dan pakaian yang sudah lama digemari.

GSS yang tahun ini memasuki tahun ke-25 ini biasanya digelar sebulan sejak tahun 1994 dan dengan cepat menjadi ajang ritel terbesar di Singapura, bahkan Asia Tenggara.

Hanya saja, menurut ST, penjualan tahun 2018 sedikit menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Angka-angka dari Departemen Statistik menunjukkan bahwa penjualan ritel, tidak termasuk kendaraan bermotor, mencatat pertumbuhan hanya 0,2 persen di bulan Juni dan Juli 2018 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017.

Pakar ritel mengatakan kepada The Straits Times bahwa perubahan yang dilakjukan tahun 2019 ini tepat waktu.

Associate Professor Ang Swee Hoon dari National University of Singapore Business School, mengatakan, konsumen ingin datang tidak sekadar belanja karena hal itu sudah biasa.

Konsumen ini menjadi bagian dari acara yang lebih besar.

"Orang-orang suka pesta belanja. Ini bukan hanya tentang membeli sesuatu, tetapi ada unsur hiburan juga," katanya.

Dia juga setuju dengan langkah untuk memotong durasi penjualan.

"Ini mendorong konsumen untuk berbelanja sekarang dan tidak menunda-nunda sampai mereka akhirnya lupa," katanya.

"Ini juga akan memiliki dampak yang lebih besar karena akan selalu ada beberapa peristiwa di tikungan. Itu akan memberikan musim kegembiraan di luar diskon."

Dr Seshan Ramaswami, profesor pendidikan pemasaran di Singapore Management University, mengatakan, harus ada hubungan yang jelas antara acara yang direncanakan dan pengecer.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved