Anggaran Pilkada Batam Sudah Diajukan, Alami Kenaikan Jadi Rp 42 Miliar, Ini Rinciannya

KPU Kota Batam, Provinsi Kepri mengajukan anggaran terkait Pilkada di Kota Batam yangg akan digelar pada tahun depan.

Anggaran Pilkada Batam Sudah Diajukan, Alami Kenaikan Jadi Rp 42 Miliar, Ini Rinciannya
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam sudah merakit sebanyak 225 kotak suara untuk pemilu 2019. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - KPU Kota Batam, Provinsi Kepri mengajukan anggaran terkait Pilkada di Kota Batam yangg akan digelar pada tahun depan.

Menurut Komisioner KPU Batam Zaki Setiawan, sebelumnya KPU Batam sudah mengajukan jumlah anggaran ke DPRD Kota Batam.

"Pada tanggal 20 - 21 Juni kemarin kami juga diundang di provinsi, terkait rapat kordinasi anggaran Pilkada Kabupaten, Kota se-Kepri," ucap Zaki pada Senin (24/6/2019).

Dari hasil rapat tersebut diketahui mana anggaran yang ditanggung KPU Provinsi dan mana anggaran yang ditanggung KPU Kota.

Sebelumnya pada tanggal 21 Juni Pemko Batam juga mengundang KPU Batam untuk membahas anggaran Pilkada.

Batam Jadi Tujuan 10 Travel Agen dan Travel Tour dari Filipinna, Begini Suguhan yang Ditawarkan

Hei Mom, Ingat Anak-anak Tidak Diberi Makan Semua Ikan, Ini Ikan yang Cocok Bagi Perkembangan Anak

Minta MK Berlaku Adil, Tim Kuasa Hukum BPN Bacakan Ayat Al-Quran, Simak Videonya, Getarkan Jiwa

Kubu TKN Imbau Jangan Ada Pengerahan Massa Jelang Putusan MK, MK Tidak Terpengaruh Oleh Massa

"Dan pada hari ini KPU juga lakukan rapat kembali terkait pembicaraan anggaran tersebut," ucap Zaki.

Zaki menuturkan bahwa anggaran Pilkada tersebut mengalami kenaikan dari Rp 41 miliar menjadi Rp 42 miliar.

Secara angka ada total sebesar Rp 42.062.359.500, dana tersebut dibagi untuk provinsi sebesar Rp 15.442.896.000 dan untuk kota Rp 26.619.463.500.

Anggaran tersebut dibagi karena pada tahun depan itu di Kepri dilaksanakan Pilkada serentak.

"Kita koordinasi lagi dengan Pemko. Dianggap sudah clear, kita sudah sepaham. Kita tunggu saja kapan diundang DPRD lagi, merekalah yang menentukan waktunya. Kita sebagai KPU pihak penyelenggara Pemilu hanya menunggu," tutup Zaki. (tribunbatam.id/m rifki)
 

Penulis: Rifki
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved