MA Tolak Gugatan Sengketa Administrasi Ajuan BPN, TKN: Itu Tanda Baik, BPN: MK Tidak Terpengaruh MA

Sengketa pelanggaran administrasi Pilpres 2019 yang diajukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak diterima oleh Mahkamah Agung (MA).

MA Tolak Gugatan Sengketa Administrasi Ajuan BPN, TKN: Itu Tanda Baik, BPN: MK Tidak Terpengaruh MA
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, saat ditemui di Gedung MA, Jakarta, Senin (13/7/2015). 

TRIBUNBATAM.id - Sengketa pelanggaran administrasi Pilpres 2019 yang diajukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak diterima oleh Mahkamah Agung (MA).

Permohonan sengketa pelanggaran administrasi itu yang tidak diterima oleh Mahkamah Agung diajukan oleh Ketua BPN Djoko Santoso dan Sekretaris BPN Hanafi Rais.

"Menyatakan permohonan pelanggaran administrasi Pemilihan Umum yang diajukan oleh Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso dan Ahmad Hanafi Rais tidak diterima," begitu isi putusan MA, seperti dikuti TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (26/6/2019).

Diketahui, permohonan BPN Prabowo - Sandiaga ditolak majelis hakim karena gugatan yang disampaikan bukanlah obyek Pelanggaran Administrasi Pemilu (PAP) sehingga tidak relevan untuk dipertimbangkan.

Putusan tersebut lantas membuat pihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan BPN memberikan tanggapannya.

Terlebih, hari ini, Kamis (27/6/2019), Mahkamah Konstitusi (MK) juga akan membacakan hasil putusan atas sidang sengketa hasil Pilpres 2019.

Diberitakan TribunWow.com, berikut ini tanggapan kedua kubu terkait putusan tersebut.

Cara Mudah Merawat Kulit Jok Motor Aftermarket Agar Awet

Dukung Perkembangan Pariwisata, BP Batam Lakukan Pelatihan MICE Untuk Gaet Wisman

HP ANDROID 2019 - Deretan Hape Samsung Seri A Dengan Spesifikasi Keren dan Harga Di Bawah 4 Jutaan

Gunung Ulawun Muntahkan Lava dan Asap Panas Satu Kota Tertutup Abu Vulkanik, Ribuan Orang Diungsikan

 

1. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo- Ma'ruf Amin

Mengutip Kompas.com, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Raja Juli Antoni mengaku bersyukur atas hasil putusan dari MA.

Menurutnya, ini menandakan bahwa tuduhan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif yang selalu didengungkan BPN tidaklah benar.

"Alhamdulillah tuntutan BPN ditolak MA. Artinya tuduhan TSM itu isapan jempol belaka," ujar Raja Juli, Kamis (27/6/2019).

Halaman
123
Editor: Thom Limahekin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved