Hari Keamanan Pangan se-Dunia, BPOM Kepri Galakkan Tips Pangan Aman
Dunia internasional baru saja memperingati 'Hari Keamanan Pangan se-Dunia atau World Food Safety Day'.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dunia internasional baru saja memperingati 'Hari Keamanan Pangan se-Dunia atau World Food Safety Day'.
Peringatan 'Hari Keamanan Pangan se-Dunia atau World Food Safety Day' ini digelar juga di Kota Batam , Provinsi Kepri melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepri.
Saat dimintai tanggapan, Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irwan menjelaskan, di Kepri sendiri telah digelar pada Minggu (30/6/2019).
Yosef Dwi Irwan menjelaskan, pangan memiliki nilai yang strategis terkait kesehatan termasuk daya saing dan ketahanan nasional, ketersediaan pangan yang aman dan bermutu.
Hal tersebut adalah hak setiap rakyat Indonesia dan diamanatkan dalam Pancasila dan UUD 1945.
"Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pangan yang aman dan bermutu serta merupakan rangkaian kegiatan Hari Keamanan Pangan se-dunia. Jadi kita juga mengedukasi masyarakat tentang ini. Karena keamanan pangan adalah tugas kita bersama," jelas Yosef Dwi Irwan kepada TRIBUNBATAM.id, Senin (1/7/2019).
• Sinopsis & Daftar Pemain Drama Korea The Secret Life of My Secretary Tayang 2 Juli 2019 di Trans TV
• Cerita Penjaga Warnet di Tanjungpinang Kelabakan Layani Siswa Pendaftar PPDB Online
• Ferry Juliantono Sebut Parpol Koalisi Gerindra Sakiti Hati, Tapi Adi Prayitno Sebut PKS Tidak
• Usai Sidang Sengketa Pilpres, Yusril Ihza Sebut Statusnya dalam Kubu TKN
BPOM Kepri di Batam menyelengarakan kegiatan berupa Komunikasi, Informasi dan Edukasi atau KIE terkait keamanan pangan.
Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama Sebab, Badan POM tidak dapat bekerja sendiri atu single player.
"Tapi dibutuhkan sinergitas dan peran aktif dari stakeholder lainnya.
Siapa itu? Adalah Pemda, kementerian atau lembaga, pelaku usaha dan masyarakat juga.
Dengan itu, kualitas pangan yang kita konsumsi benar-benar berkualitas," tambahnya.
Yosef Dwi Irwan mengimbau masyarakat diingatkan agar selalu waspada memilih pangan yang aman.
Menurut Yosef Dwi Irwan, pangan yang aman harus bebas dari tiga bahaya.
Yang pertama bahaya fisik, bahaya kimia dan bahaya biologi.
"Dan ingat selalu cek KLIK. Yakni Cek Kemasan, jangan sampai terima produk dengan kemasan rusak, ke dua Cek Label, kelengkapan label seperti nama dan alamat produsen atau importir, komposisi, netto, kode produksi, ED. Dan ke tiga Cek Izin Edar, yakni arus terdaftar di BPOM dan cek kadaluarsa. Ini penting," imbau Yosef Dwi Irwan.
Yosef Dwi Irwan tidak menutup diri. Demi pangan Kepri aman, dia meminta partisipasi masyarakat.
Dia mengatakan apabila membutuhkan informasi ataupun aduan tentang Obat dan Makanan dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BPOM Batam, masyarakat bisa menghubungi nomor telepon (0778) 761490 atau datang langsung di kantor BPOM Batam di Jalan Hang Jebat, Kelurahan Batu Besar, Nongsa, Batam.
Di BPOM Kepri sendiri, acara yang digelar Minggu dibuka dengan senam bersama. KIE terkait Keamanan Pangan, pengujian menggunakan rapid test, cooking class untuk anak - anak dan aneka macam lomba.
Acara ini juga dihadiri Polda Kepri, BNNP Kepri, KKP, Kejaksaan Negeri Kota Batam, Loka POM Kota Tanjungpinang, Dinas Kesehatan Kota Batam.
"Datang juga Disperindag Kota Batam, Ikatan Apoteker Indonesia, GP Farmasi, Yayasan Pariwisata Indonesia dan masyarakat Kota Batam," ujar Yosef Dwi Irwan. (tribunbatam.id/leo halawa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kepalabpom-kepri-yosef-dwi-irwan.jpg)