Kisah Pendaki Gunung Arjuno, 6 Bulan Dicari, Begitu Ditemukan Sudah Jadi Tulang Belulang

Saat akan mendaki gunung, ia minta izin pada ibunya, mengatakan kepada ibunya bahwa ia akan membikin heboh

Kisah Pendaki Gunung Arjuno, 6 Bulan Dicari, Begitu Ditemukan Sudah Jadi Tulang Belulang
ISTIMEWA
Aiqus Syamsi, Siswa SMKN 5 Surabaya yang Hilang di Gubung Arjuno Ditemukan April 2019 

TRIBUNBATAM.id - Banyak cerita piluh para pendaki gunung.

Diantaranya cerita hilang tanpa kembali usai mendaki namun setelah itu dikabarkan sudah meninggal.

Faiqus Syamsi, pendaki gunung Arjuno salah satunya.

Saat akan mendaki gunung, ia minta izin pada ibunya. Faiqus Syamsi mengatakan kepada ibunya bahwa ia akan membikin heboh.

Hanya, Faiqus Syamsi tidak menjelaskan kata heboh yang dimaksudkan kepada ibunya sampai ia ditemukan tinggal tulang belulang di Gunung Arjuno.

Mabuk, Pria Ini Gantung Pacarnya yang Sedang Hamil di Tengah Hutan Hingga Tewas

Ace Hardware MB2 Tawarkan Promo Khusus Member, Diskon 20 % hingga Voucher Belanja Rp 100 ribu

Ini Penjelasan Presiden Direktur Soal PT Unisem Tutup dan PHK 1.500 Karyawan

Colorbox Batam Berikan Diskon Hingga 70%, Tawarkan Pakaian dan Aksesoris Wanita

 

 "Kalau pamit, iya pamit liburan, mendaki juga sesuai perizinan. Hanya sebelum pergi, dia bilang ke ibunya mau membuat heboh," kata paman korban Nanang di rumah duka Jalan Kendangsari XV Surabaya, Sabtu (6/4/2019).

Keluarga mengaku Faiqus Syamsi yang juga anak bungsu dari dua bersaudara itu pamit akan berlibur bersama enam teman sekolahnya.

"'Nanti saya mau bikin heboh, Bu'. Tidak ada permintaan, hanya bilang begitu," kata Nanang menirukan ucapan Faiqus Syamsi.

Keluarga sempat tak mengerti maksud perkataan remaja 17 tahun itu.

Hingga kemudian tiga hari setelah pendakian, pada 19 Desember 2018, keluarga mendapat kabar Faiqus Syamsi hilang dari rombongan.

Kabar hilangnya pendaki yang merupakan siswa SMKN 5 Surabaya ini sempat beredar.

Kapan Prabowo-Sandi Ucapkan Selamat ke Jokowi? Sandiaga: Kami Hormati Putusan MK, Itu Paling Tinggi

Terekam CCTV, Ini Detik-detik Kopda Lucky Dikeroyok 4 Pria Berbadan Kekar, Warga Tak Berani Lerai

 Petugas SAR Surabaya bersama tim relawan dikerahkan untuk mencari remaja 17 tahun dengan ciri-ciri kaus putih, celana hitam dan bersepatu abu-abu itu.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved