Schneider Electric Manufacturing Batam Masuk 10 Percontohan Industri 4.0 Dunia. Apa Hebatnya?

Ternyata, ada satu industri manufaktur di Batam, Indonesia, yang sudah mulai melakukan revolusi industri 4.0, bahkan menjadi percontohan tingkat dunia

Schneider Electric Manufacturing Batam Masuk 10 Percontohan Industri 4.0 Dunia. Apa Hebatnya?
liveatpc.com
PT Schneider Electric Manufacturing Batam, satu dari 10 perusahaan yaqng jadi percontohan revolusi industri 4.0 tingkat dunia 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - industri 4.0 atau atau revolusi digital di bidang industri tengah melanda dunia karena hampir seluruh proses fabrikasi dilakukan secara otomasi.

Indonesia juga mulai bersiap masuk ke dalam dunia baru revolusi industri  yang sudah dimulai di negara-negara maju.

Ternyata, ada satu industri manufaktur di Batam, Indonesia, yang sudah mulai melakukan revolusi industri 4.0, bahkan menjadi percontohan tingkat dunia.

Hebatnya lagi, perusahaan manufaktur itu berada di Kota Batam.

7 Menteri Ini Diprediksi Tetap Dipertahankan Jokowi di Periode Kedua, Adakah Menteri Susi?

Suhu Panas Landa Afrika, Asia Tengah dan Eropa. Mungkinkah Menyebar ke Indonesia? Ini Kata BMKG

Suhu Panas Landa Afrika, Asia Tengah dan Eropa. Mungkinkah Menyebar ke Indonesia? Ini Kata BMKG

Perusahaan itu adalah produsen elektronik, PT. Schneider Electric Manufacturing Batam (SEMB) yang terletak di Mukakuning Batam.

Seperti rilis Kementerian Perindustrian yang dilansir Kontan.co.id, dari laporan World Economic Forum (WEF) pada Annual Meeting of the New Champions di Dalian, China, 3 Juli 2019, diumumkan 10 pabrik baru dalam jajaran Global Lighthouse Network.

Selain PT SEMB, perusahaan Indonesia yang juga masuk 10 lighthouse, yaitu perusahaan kontraktor tambang PT Petrosea Tbk yang berlokasi di Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Delapan perusahaan lainnya yang menjadi lighthouse, yaitu Arçelik (Ulmi, Romania), Ford Otosan (Kocaeli, Turki), Nokia (Oulu, Finlandia), dan Posco (Pohang, Korea Selatan).

Selanjutnya, Groupe Renault (Cléon, Prancis), SAIC Maxus (Nanjing, China), Tata Steel (Kalinganagar, India), dan Zymergen (Emeryville, USA).

Mereka menjadi percontohan bagi perusahaan lainnya untuk mengatasi tantangan dalam memperbarui sistem dan mengaplikasikan teknologi mutakhir, seperti Artificial Intelligence, big data analytics, dan 3D printing.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved