BATAM TERKINI

Tak Cuma Turis Singapura, Jon Ternyata Pernah Kuras Harta Korbannya di 4 Tempat Berbeda di Batam

Jon Hendri alias Jon (45) pelaku yang menguras harta benda turis asal Singapura lewat hipnotis mengaku sudah 4 kali melancarkan aksinya di Batam.

Tak Cuma Turis Singapura, Jon Ternyata Pernah Kuras Harta Korbannya di 4 Tempat Berbeda di Batam
TRIBUNBATAM.ID/EKO SETIAWAN
Penyidik Satreskrim Polresta Barelang masih melakukan pemeriksaan terhadap Jon Hendri alias Jon (45) pelaku yang menguras harta benda WNA asal Singapura dengan modus hipnotis. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyidik Satreskrim Polresta Barelang masih melakukan pemeriksaan terhadap Jon Hendri alias Jon (45) pelaku yang menguras harta benda WNA asal Singapura dengan modus hipnotis.

Dari hasil pemeriksaan sementara, dia sudah empat kali melakukan aksinya di berbagai wilayah kota Batam.

Adapun lokasi tempat ia melakukan aksinya yakni di kawasan Hotel Utama, ia membawa kabur uang tunai Rp 300 ribu, kemudian di kawasan depan RS Elisabeth Batam Centre dan mengambil uang Rp 450 ribu.

Selain dua tempat tersebut pelaku juga beraksi di kawasan pujasera Batam Centre dan mengambil uang Rp 500 ribu dan terakhir WNA Asal Singapura di kawasan Pujasera A2 dengan kerugian 4000 dolar atau Rp 4 juta.

"Dari pengakuan sementara dia sudah empat kali. Artinya ada empat TKP dengan jumlah hasil kejahatan yang berbeda-beda. Yang paling besar itu kerugiannya yaitu WNA Asing ini," lanjut Andri.

Pura-pura Beri Tumpangan, Seorang Pria Hipnotis dan Kuras Harta Turis Singapura, Begini Kronologinya

VIRAL! Seorang Nenek Histeris & Peluk Bangkai Buaya yang Dibantai Warga, Sebut Jelmaan Keluarganya

BREAKINGNEWS - Kuras Harta Turis Singapura, Pelaku Hipnotis Dibekuk Polisi Polresta Barelang

Ngaku Order Barang Lewat Gambar, Pengusaha Pembeli Limbah Plastik: Yang Kami Impor Itu Bukan Sampah

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polresta Barelang bersama Subdit III Ditkrimum Polda Kepri Menangkap Jon Hendri alias Jon pelaku Pencurian Pemberatan (Curat) seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura.

Penangkapan ini dilakukan dikawasan Sagulung baru. Sejauh ini, pelaku masih di periksa di Polresta Barelang untuk keterangan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan, Sabtu (6/7/2019) siang mengatakan, pelaku baru saja ditangkap.

"Baru saja kita tangkap, korbanya orang Singapura," sebut Andri menerangkan.

Menurut Andri modus yang dilakukan pelaku yakni hipnotis dengan cara memberi tumpangan kepada orang asing yang sedang mencari kendaraan.

"Korban itu mau pergi ke nagoya, kemudian ditumpangi. Korban naik dan duduk dibagian depan. Saat ia turun mobil harta bendanya sudah habis. Dia mengaku tidak tahu uangnya kemana. Seingat dia sudah diberikan ke pelaku ini," sebut Andri.

Menurut Andri, ini salah satu upaya Polisi untuk mengamankan wisatawan asing di Kota Batam. "Kita masih lakukan pengembangan, seberapa banyak korban yang ia tipu," tegasnya.

Kejdian tersebut menurut andri Jumat Sore, Andri Mengatakan kurang dari 24 jam pelaku bisa segera ditangkap. "Intinya kalau korban cepat membuat laporan, kita juga akan cepat melakukan penyelidikan," tegangsnya. (tribunbatam.id/setiawan_koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved