Ditjen BC: Tak Semua Plastik Kena Cukai, Kantong Kresek Paling Tinggi

Namun yang pasti, cukai plastik tertinggi akan disematkan pada kantong plastik sekali pakai yang ketebalannya di bawah 75 mikron.

Ditjen BC: Tak Semua Plastik Kena Cukai, Kantong Kresek Paling Tinggi
money smart
Warga belanja di swalayan, kantong plastik paling banyak digunakan 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Upaya pemerintah untuk menekan penggunaan plastik sekali pakai melalui penerapan cukai plastik terus digodok pemerintah.

Wacana ini memang menimbulkan pro dan kontra namun pemerintah tak surut langkah.

Meski begitu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menegaskan bahwa tak semua jenis plastik akan dikenakan cukai.

Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai DJBC Nirwala Dwi Heryanto mengatakan, nantinya akan ada jenis plastik yang dipungut cukainya, tidak dipungut atau yang dibebaskan. 

Selain PT Pegatron yang Rekrut 1000 Pekerja, Ada Tiga Perusahaan Asing Lagi yang Rekrut 330 Pekerja

VIDEO Dua Ekor Ular King Cobra Raksasa Bergelut Dalam Air, Kawin Atau Berkelahi?

PT Pelni, Angkasa Pura & Bank BTN Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK, Cek Syaratnya Disini!

"Dibebaskan sebetulnya memenuhi kriteria cukai, tetapi tidak ada penggantinya atau belum ada teknologi  yang menggantikan, ya, dibebaskan," ujarnya sepereti dilansir TribunBatam.id dari Kontan.co.id, Selasa (9/7/2019).

Besaran tarif cukai yang dikenakan pun berbeda, tergantung pada jenis plastiknya.

Semakin ramah lingkungan atau mudah terurai, maka tarif cukainya semakin tinggi.

Namun yang pasti, cukai plastik tertinggi  akan disematkan pada kantong plastik sekali pakai yang ketebalannya di bawah 75 mikron.

Sampah plastik berserakan, paling sulit diurai
Sampah plastik berserakan, paling sulit diurai (TRIBUNBATAM.id/LEO HALAWA)

Ya, itu adalah plastik yang paling sering digunakan masyarakat Indonesia, dikenal dengan kantong kresek.

Kantong plastik dengan waktu penguraian lebih dari 100 tahun akan dikenakan tarif cukai paling tinggi.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved