Breaking News:

Hoaks dan Fakta Soal Audrey Yu Jia Hui, Tak Pernah Kerja di NASA Tapi Pernah Jadi Penerjemah di PBB

Audrey telah melahirkan dua karya buku berjudul "Mellow Yellow Drama" yang terbit tahun 2014, dan "Mencari Sila Kelima" yang terbit pada 2015

Editor: Mairi Nandarson
Dok. Bentang Pustaka/Nurjannah Intan
Audrey Yu Jia Hui di The College of Willliam and Mary, Virginia, Amerika Serikat (kanan). 

Ia merinci dan memaparkan secara detil tentang nilai-nilai Pancasila yang menjadi modal dasar pemersatu bangsa.

"Untuk buku Mellow Yellow Drama itu Audrey cerita dia sebagai sosok jenius, perasaan dia di mana dia enggak suka menjadi orang yang jenius," ujar Nurjannah.

Hoaks

1. Hoaks, Audrey pernah bekerja di NASA

Audrey diinformasikan pernah bekerja di Badan Antariksa Amerika (NASA) dengan gaji Rp 200 juta per bulan ketika ia berusia kurang dari 25 tahun.

"Lulus diusia kurang dari 25 tahun, dia langsung diterima kerja di NASA dengan gaji Rp 200 juta per bulan," tulis @nithasist dalam twitnya.

Informasi ini dipastikan hoaks. Nurjannah dan pihak orangtua Audrey, melalui Bentang Pustaka, menyatakan, Audrey tidak pernah bekerja di NASA.

"Dalam biografi, dia (Audrey) sama sekali enggak ada kerja di NASA, karena passion dia ada di bidang bahasa. Dia pernah menjadi penerjemah di PBB di China juga," ujar Nurjannah.

Ayah Audrey, Budi Loekito juga memberikan klarifikasi bahwa putrinya tidak pernah bekerja di NASA melalui pesan langsung kepada pihak Bentang Pustaka pada Senin (8/7/2019) siang.

2. Hoaks, Audrey bertemu Jokowi di KTT G20

Informasi lainnya, masih dituliskan @nithasist, yang akhirnya viral, disebutkan Audrey sempat bertemu Presiden Jokowi di KTT G20 di Jepang yang digelar pada dua pekan yang lalu.

Dalam pertemuan itu, diceritakan bahwa Audrey seolah-olah ditawari masuk ke Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"Setelah ketemu Jokowi di KTT G20 di Jepang Kemarin, ditawari masuk ke BPPT dan dengan antusias dia terima tanpa mikir berapa gajinya. Dia hanya bilang Indonesia Love You. Aku datang untuk mengabdi padamu," tulis pihak pengunggah.

Menanggapi isu ini, pihak Istana membantah informasi yang menyebut Presiden Jokowi bertemu dengan Audrey Yu dan menawarinya masuk BPPT saat KTT G20.

"Tidak pernah ada pertemuan (Audrey Yu) dengan Presiden," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/7/2019).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga menyampaikan tidak pernah ada pertemuan Presiden dengan Audrey Yu di KTT G20.

"Sepanjang pengetahuan saya, waktu Presiden sangat terbatas selama G20 dan penuh dengan acara resmi G20," ujar Menlu Retno.

Bantahan yang sama disampaikan orangtua Audrey melalui pihak Bentang Pustaka, ini klarifikasi lengkap ayah Audrey:

"Dengan hormat,

Bersama ini, saya Budi Loekito (orangtuanya Audrey) bermaksud memberikan klarifikasi sebagai berikut:

1. Audrey tidak pernah ketemu dengan bapak Presiden Jokowi.

2. Audrey tidak pernah bekerja di NASA.

3. Audrey masih S1 dan sedang mengambil S2/S3 di Amerika. Semoga penjelasan di atas, bisa menjernihkan yang beredar saat ini".

* Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hoaks dan Fakta soal Audrey Yu Jia Hui yang Diketahui hingga Saat Ini"
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved