Semua Hewan Kurban Idul Adha Sehat, Karantina: Kami Cek Sebelum Masuk Karimun

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun, Priyadi mengatakan pihaknya melakukan pengawasan.

Semua Hewan Kurban Idul Adha Sehat, Karantina: Kami Cek Sebelum Masuk Karimun
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
Petugas Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun mengecek hewam kurban di Karimun, Provinsi Kepri, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Hewan kurban untuk hari raya Idul Adha 1440 Hijriah atau Agustus 2019 mulai masuk ke Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Hewan-hewan tersebut dipastikan aman dari masalah bagi masyarakat yang mengkonsumsi daging kurban.

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun, Priyadi mengatakan pihaknya melakukan pengawasan sejak dari hewan kurban belum masuk ke daratan Karimun.

"Sejak di kapal sudah kita cek. Sudah masuk kita akan cek ke kandang. Kita juga ambil sampel darah," kata Priyadi saat dijumpai TRIBUNBATAM.id di kantornya, Jumat (12/7/2019).

Priyadi menyebutkan, pengawasan bukan hanya sebatas kondisi fisik hewan semata.

Hadir di TMMD Karimun, Begini Harapan Aunur Rafiq kepada TNI

Paso Push Trike, Stroller Anak Seharga Rp 999.900 Lagi Hits di Batam

Gravity Ten Hotel Aston Batam Tawarkan Sajian Steak Daging Rusa

Kepala BP Batam Lantik 8 Pejabat Baru, Edy: Fokus Tingkatkan Investasi & Ekspor

Namun, pemeriksaan secara administrasi dan pemeriksaan laboratorium pun dilakukan oleh Karantina.

Pemeriksaan laboratorium bertujuan untuk memastikan hewan kurban yang masuk bebas penyakit dan parasit.

"Untuk administrasi kita periksa surat kesehatan dan surat-surat lain dari daerah asal.

Gotong royong membawa hewan kurban usai dipotong di Masjid Darul Ishlah, Jumat (1/9/2017)
Gotong royong membawa hewan kurban usai dipotong di Masjid Darul Ishlah, Jumat (1/9/2017) (DOK PANITIA)

Kita ini daerah bebas prucellosis. Hingga saat ini alhamdulillah tidak ada kasus," ujar Priyadi.

Diketahui hewan kurban untuk wilayah Karimun keseluruhannya berasal dari daerah luar.

Di antaranya Tanjung Buton dan Selat Panjang Provinsi Riau.

Para pengusaha telah mulai intens mendatangkan hewan sejak Bulan Juli.

Hani Crystal Campbell warga negara Singapura menyerahkan bantuan dan juga menyerahkan satu ekor sapi untuk dikurbankan kepada panitia kurban Masjid Baitulmuksinin, Rabu (22/8/2018)
Hani Crystal Campbell warga negara Singapura menyerahkan bantuan dan juga menyerahkan satu ekor sapi untuk dikurbankan kepada panitia kurban Masjid Baitulmuksinin, Rabu (22/8/2018) (TRIBUNBATAM/ANDRIANI MONA)

"Data awal kita sudah 71 ekor. Ada juga sekitar 20 ekor yang masuk dari Selat Panjang," terang Priyadi.

Di hari raya Idul Adha tahun 2018, jumlah hewan kurban sapi jantan untuk kurban yang masuk mencapai 450 ekor.

Untuk tahun ini diperkirakan pengiriman dan pemeriksaan hewan kurban akan berakhir pada H-3 hari raya Idul Adha. (TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved