Senin, 18 Mei 2026

2 Kali Pilpres, Ini Perbandingan Jokowi Ketemu Prabowo, 2014 Minta Diajari Naik Kuda, 2019 Naik MRT

Setelah Pilpres 2019 berakhir, Jokowi dan Prabowo akhirnya bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019).

Tayang:
Presiden Joko Widodo bertemu calon presiden, Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). (KOMPAS.com/ Kristian Erdianto )
Presiden Joko Widodo bertemu calon presiden, Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). (Presiden Joko Widodo bertemu calon presiden, Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). (KOMPAS.com/ Kristian Erdianto ) 

"Bahwa pertarungan politik adalah wajar sampai beretorika dengan keras. Akan tetapi di ujung harus kebaikan, keselamatan dan kesejahteraan rakyat," ujar Prabowo usai pertemuan dengan Jokowi di

Prabowo juga meminta pendukungnya tidak menganggap bahwa perbedaan politik, pandangan dan persaingan politik harus menjadi sumber perpecahan.

"Tidak boleh, kita satu nusa, satu bangsa, kita harus bersatu," kata Prabowo.

Jokowi mengaku, dalam pertemuan itu dia minta diajari naik kuda oleh Prabowo.

"Tadi saya diundang lagi ke Hambalang. Saya minta diajari naik kuda. Tapi Pak Prabowo minta saya nyanyi. Jadi ya gitu-gitu saja," ujar Jokowi sambil tersenyum.

Sedangkan setelah Pilpres 2019, pertemuan Jokowi dan Prabowo berlangsung di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

Pertemuan keduanya tampak santai. Baik Prabowo Subianto maupun Jokowi sama-sama memakai kemeja putih. 

Harapan dari pertemuan Jokowi dan Prabowo Subianto, adanya kedamaian di antara masing-masing pendukung.
 Dalam kesempatan itu Prabowo Subianto juga mengucapkan selamat pada Presiden terpilih Joko Widodo.

"Ada yang tanya kenapa saya belum kasih ucapan selamat pada Pak Jokowi. Saya ini ewuh pakewuh, ada toto kromo. Saya maunya ucapakan selamat secara tatap muka, ujar Prabowo bersama Jokowi di Stasiun MRT Senayan, Sabtu (13/7/2019).

 Prabowo melanjutkan, "Jadi jangan sedikit-sedikit.. Kita ini bersahabat dan berkawan. Jadi kalau kita bersaing saling kritik itu tuntutan politik dan demokrasi. Tapi sesudah bertarung kita tetap dalam kerangka Republik Indonesia."

"Kita sama-sama mau berbuat baik untuk rakyat Indonesia. Saya mengerti banyak yang mungkin yang emosional. Tapi intinya antar pemimpin kalau hubungan kita baik," sambung Prabowo.

"Saya ucapkan selamat bekerja Pak. Inilah demokrasi. Selamat tambah rambut putih," kata Prabowo lalu disambut tawa Jokowi. 

Keduanya pun saling berpelukan. 

Presiden Joko Widodo bertemu calon presiden, Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). (Presiden Joko Widodo bertemu calon presiden, Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). (KOMPAS.com/ Kristian Erdianto )
Presiden Joko Widodo bertemu calon presiden, Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). (Presiden Joko Widodo bertemu calon presiden, Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). (KOMPAS.com/ Kristian Erdianto ) (Presiden Joko Widodo bertemu calon presiden, Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). (KOMPAS.com/ Kristian Erdianto ))

3. Tak Ada Lagi Cebong dan Kampret

Pada 2014, belum muncul istilah cebong dan kampret.

Cebong merupakan istilah sebutan bagi pendukung Jokowi, sedangkan Kampret istilah pendukung Prabowo.

Pada 2019, istilah cebong dan kampret sangat masif menyebar di media sosial.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved