Kondisi Bandara Letung di Anambas Memprihatinkan, Atap Bocor dan Plafon Jebol

Bangunan di Bandara Letung di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri kondisinya memprihatinkan.

Kondisi Bandara Letung di Anambas Memprihatinkan, Atap Bocor dan Plafon Jebol
TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Nama jalan di Bandara Letung di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. Terdapat 7 ruas jalan yang masuk pada sisi darat bandara. Jalan ini pun, sering menjadi spot untuk berswafoto. Tribun/Septyan Mulia Rohman. 

Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Bandara Letung Ariadi Widiawan mengatakan, proses ini baru bisa dilakukan karena serah terima aset pada sisi darat baru dilakukan Pemerintah Daerah kepada Kasatpel pada bulan Februari 2019.

Gipsum yang terkena rembesan air saat hujan, menjadi penyebab plafon berlubang.

Kondisi ini sudah dialami sekitar satu tahun saat hujan badai di sekitar wilayah bandara.

Ariadi memperkirakan, dana yang diperlukan untuk memperbaiki kondisi atap yang berlubang itu mencapai 500 juta Rupiah.

"Sekarang kita sudah dapat anggaran, tinggal revisi anggaran namanya. Mungkin di akhir bulan ini (pengerjaannya). Itu harus bongkar atap, gipsumnya diganti begitu juga dengan sebagian wallpapernya," ujarnya saat menghubungi melalui sambungan seluler Sabtu (13/6/2019) malam.

Selain Bandara Letung, terdapat Bandara Khusus Matak di Pulau Matak, Kabupaten Kepulauan Anambas yang mendukung operasional perusahaan migas.

Letak bandara ini lebih dekat dari Tarempa dengan waktu tempuh mencapai 30 menit menggunakan speedboat dengan biaya 50 ribu Rupiah per orangnya.

Di Bandara Khusus itu, terdapat satu maskapai komersil yang beroperasi dengan rute penerbangan Batam-Matak dan Tanjungpinang-Matak PP.

Sementara untuk bisa sampai ke Bandara Letung, dari Tarempa dapat menggunakan kapal antar moda dengan biaya 150 ribu Rupiah per orangnya dengan lama perjalan normal 1,5 jam menuju Pantai Padang Melang, Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja.

Dari Tarempa, kapal speedboat berangkat mulai pukul 10.00 WIB. Dari situ, calon penumpang maskapai komersil melanjutkan perjalanan menggunakan mobil yang sudah menunggu di sekitar pantai dengan biaya 50 ribu Rupiah per orangnya.

Halaman
123
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved