Gara-gara Beli Rudal S-400, Amerika Coret Turki dari Program Pesawat Tempur F-35. Erdogan Meradang

AS dan mitra F-35 lainnya selaras dengan keputusan untuk menangguhkan Turki dari program dan memulai proses untuk mengeluarkan mereka

Gara-gara Beli Rudal S-400, Amerika Coret Turki dari Program Pesawat Tempur F-35. Erdogan Meradang
AFP
rudal S-400 

Sebagai mitra program, Turki membuat 900 komponen jet tempur siluman itu, sebagian besar pemasok bakal diambil oleh perusahaan AS.

Lord menyebut Turki bakal menyesal karena sudah melewatkan kerja sama ekonomi dan bakal kehilangan pekerjaan dalam jumlah besar karena pembelian tersebut.

"Mereka tidak akan menerima lebih dari 9 miliar dollar AS (Rp 125,4 triliun) yang berkaitan dengan pembagian proyek gabungan masa pakai F-35," beber Lord.

Pengumuman itu terjadi lima hari setelah Turki menyatakan sudah menerima gelombang S-400, dan mengabaikan peringatan dari AS dan NATO dua tahun terakhir.

Tuduh AS Merampok

Presiden Donald Trump sendiri enggan mengkritik keputusan pemerintahan Recep Tayyip Erdogan itu, dan memilih menyalahkan pendahulunya, Barack Obama.

"Ini adalah situasi sulit yang mereka alami, begitu juga dengan kami. Dengan apa yang mereka kemukakan, kami tengah mengupayakan sesuatu. Mari lihat hasilnya," kata Trump.

Presiden ke-45 AS itu membeberkan pabrikan F-35, Lockheed Martin, jelas tidak akan senang karena Ankara memesan 100 unit jet tempur generasi kelima itu.

Sementara itu, Presiden Recep Tayyip Erdogan tak gentar dengan ancaman AS tersebut dan menyatakan, sistem rudal S-400 yang dibeli dari Rusia bakal berfungsi penuh pada awal tahun depan.

Berbicara dalam peringatan tiga tahun upaya kudeta terhadap dirinya, Erdogan menuturkan delapan pesawat sudah membawa sejumlah bagian dari S-400, dengan sisanya masih terus berdatangan.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved