BATAM TERKINI
Gaet Investor Baru, BP Batam Buka Klinik Berusaha di Hotel Ritz Carlton Singapura
Badan Pengusahaan (BP) Batam membuka Klinik Berusaha (Business Clinic) di Singapura, Jumat (26/7). Tepatnya di Hotel Ritz Carlton.
Penulis: Dewi Haryati |
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam membuka Klinik Berusaha (Business Clinic) di Singapura, Jumat (26/7). Tepatnya di Hotel Ritz Carlton.
Pembukaan Klinik Berusaha ini masih dalam ajang 2nd Indonesia Investment Day 2019. Ajang ini menjadi event penting bagi BP Batam dalam mempromosikan berbagai program kerja BP Batam. Diantaranya terkait upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Batam.
Dalam rilis Humas BP Batam yang diterima Tribun, Klinik Berusaha itu dimanfaatkan BP Batam untuk menggaet para calon investor yang berminat untuk investasi di Batam, tetapi masih memiliki berbagai pertanyaan dan keraguan.
Dikatakan, ini adalah sarana dan waktu yang tepat. Karena sebagai pengelola Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, tentunya BP Batam akan memberikan pelayanan terbaiknya, dalam melayani para calon investor, khususnya di 2nd Indonesia Investment Day 2019.
Di kegiatan 2nd Indonesia Investment Day 2019, BP Batam melalui Klinik Berusaha melakukan 22 meeting atau pertemuan rapat dengan para calon investor.
BP Batam mengajak para pelaku usaha itu berdiskusi dan membahas serta mencari solusi terkait berbagai kendala yang sering dihadapi para calon investor.
Direktur Lalu Lintas Barang, Direktur Badan Pengelola Pelabuhan Batam, Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana, Direktur PTSP beserta GM Komersial dan Pengembangan Usaha BP Pelabuhan Batam, secara bersama melayani beberapa pelaku usaha yang mendatangi desk BP Batam.
• BREAKING NEWS, Bea Cukai Kota Batam Akan Reekspor Limbah Plastik di Pelabuhan Batu Ampar Siang Ini
• Hendak Pergi Kerja, PNS Tewas Meregang Nyawa Dihantam Bus, Mobil Daihatsunya Hancur Remuk Terlindas
• Dulu Nyaris Mengering, Air Terjun Temburun Jadi Destinasi Wisata Tujuan Saat Anda Datang ke Anambas
• Rekomendasi 5 Kegiatan Wisata Terbaik Saat Liburan ke Thailand
Mereka memberi informasi dan menjawab beragam pertanyaan mengenai kegiatan berusaha serta peluang Investasi di Batam
Kegiatan diawali dengan menerima kunjungan dari Director Business Development of Meinhardt (Singapore) Pte Ltd, Mr Johnson Paul yang menanyakan proses perkembangan Lelang KPBU Bandar Udara Hang Nadim serta rencana pengembangan LRT di Batam.
Khusus mengenai LRT, dalam diskusinya dengan Direktur Pembangunan Sarana dan Prasana, Purnomo Andiantono, pihak Meinhardt menyarankan alternatif selain LRT untuk dapat diterapkan di Batam.
Yakni menggunakan jenis APM Railway (Automated People Movers).
Hal ini mempertimbangkan biaya Investasi LRT yang tidak lebih murah dibanding MRT, serta luas wilayah Batam serta jumlah penduduknya yang tidak sebanyak Singapura.
Penerapan APM untuk angkutan massal, juga dapat dimanfaatkan untuk angkutan kargo. APM membutuhkan biaya investasi dan operasional yang jauh lebih rendah dibanding menggunakan teknologi LRT.
Kunjungan berikutnya dari Pasific Disposable Pte. Ltd yang berkonsultasi mengenai peraturan keluar masuk barang modal dari dan ke wilayah FTZ Batam.
Sementara dari Rapzo Capital, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Informasi Teknologi berdiskusi dengan tim BP Batam mengenai perkembangan KEK Nongsa Digital serta peluang investasi di bidang IT di Batam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/29072019klinik-berusaha.jpg)