21 Hari Diterungku, Nurdin Basirun Diperiksa KPK 1,5 Jam, Sebagai Saksi Abubakar

Nurdin dan empat tersangka lain, sudah ditahan 21 hari oleh KPK dalam kasus suap, dan gratifikasi.

21 Hari Diterungku, Nurdin Basirun Diperiksa KPK 1,5 Jam, Sebagai Saksi Abubakar
TRIBUNNEWS
Gubernur Kepri Nurdin Basirun ditahan KPK dalam kasus suap izin reklamasi, Kamis (11/7/2019) 

 BATAM.ID, TRIBUN —  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/7/2019) siang, memeriksa Gubernur (non-aktif) Kepulauan Riau (Kepri) Dr H Nurdin Basirun (62), terkait kasus  dugaan pemberian hadiah kepada pejabat negara.

Nurdin dan empat tersangka lain, sudah ditahan 21 hari oleh KPK dalam kasus suap, dan gratifikasi.

Pemeriksaan berlangsung 1,5 jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB.

“Sebelum  Lohor, sudah kembali ke sel, lagi,” kata Kuasa Hukum Nurdin, Dr Andi Asrun SH, kepada Tribun, sore ini.

Praktisi hukum tata negara ini, menyebut kliennya diperiksa dalam status sebagai saksi.

Selain sebagai tersangka kasus gratifikasi  Nurdin juga dijadikan saksi oleh KPK atas suap pemberian izin prinsip proyek Reklamasi 6,2 Ha di Tanjung Piayu, Kota Batam, Kepri.

Menurutnya, sesuai ketentuan hukum acara pidana,  kuasa hukum tak mendapat pemberitahuan, jika klien diperiksa sebagai saksi.

KPK menahan Abu Bakar, pihak swasta, dalam operasi tangkap tangan terkait Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kamis (11/7/2019)
KPK menahan Abu Bakar, pihak swasta, dalam operasi tangkap tangan terkait Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kamis (11/7/2019) (TRIBUNNEWS)

“Kecuali  pemeriksaan sebagai tersangka baru kuasa hukum diberitahukan,” kata Andi Asrun yang dalam 3 tahun terakhir, juga menjabat sebagai konsultan hukum pemerintah provinsi Kepri.

Abu Bakar diperiksa sebagai tersangka, sedangkan Nurdin sebagai saksi.

Asrun menyebut, dia akan menemui kliennya Rabu (1/8/2019) besok.

Halaman
123
Penulis: Endra Kaputra
Editor: thamzil thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved