Kisah Kakek Penjual Bubur Hidup Sebatang Kara, Jualan Hingga Larut Malam Hanya Satu Pembeli

Sebuah cerita menyentuh dibagikan seorang pria bernama Max Udomsak. Ia membagikan sebuah postingan menyentuh di akun Facebook miliknya.

Kisah Kakek Penjual Bubur Hidup Sebatang Kara, Jualan Hingga Larut Malam Hanya Satu Pembeli
Facebook @Max Udomsak
Kisah Kakek Penjual Bubur Hidup Sebatang Kara, Jualan Hingga Larut Malam Hanya Satu Pembeli 

TRIBUNBATAM.id- Kisah Kakek Penjual Bubur Hidup Sebatang Kara, Jualan Hingga Larut Malam Hanya Satu Pembeli

Sebuah cerita menyentuh dibagikan seorang pria bernama Max Udomsak.

Pria asal Bangkok, Thailand itu membagikan sebuah postingan menyentuh di akun Facebook miliknya.

Dalam postingannya, Max bercerita tentang seorang kakek berusia 78 tahun yang berjuang memenuhi kebutuhan dengan menjual bubur seharga Rp 9 ribu.

Kakek tersebut hidup sebatang kara. Istri dan anak-anaknya telah meninggal 2 tahun lalu.

Ia pun berjuang mencari nafkah sendirian setiap hari dengan menjual bubur daging babi.

Jelang HUT RI, Banyak Penjual Bendera Musiman Bermunculan, Ini Harga Setiap Bendera

Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp 14.205 per Dolar AS

Fotonya Membantu Wanita Korban Kecelakaan VIRAL, Polisi Malah Masuk UGD Gara-gara Istrinya Cemburu

Di tengah hujan maupun panas, sang kakek tetap membuka kedainya yang didirikan seadanya.

Mengutip World of Buzz, bubur kakek itu dijual dengan harga murah yaitu 20 baht atau Rp 9 ribu.

Jika tambah telur, pelanggan hanya perlu membayar sebesar Rp 11 ribu.

Sayangnya, meski bubur sudah dijual dengan harga murah, kedainya tetap sepi pelanggan.

Halaman
12
Editor: Anne Maria
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved