Meninggalnya Aurellia, Paskibra Calon Pembawa Baki, Akhirnya Sang Ayah Buka Suara

Aurellia, Paskibra calon pembawa baki bendera pusaka meninggal dengan tubuh lebam-lebam. Sang Paman mengungkapkan bahwa ada kejanggalan dalam kematian

Istimewa
Aurellia Quratu Aini seorang paskibraka Tangerang Selatan yang akrab disapa Aurel (jilbab hitam) semasa hidupnya bersama ibunya bernama Sri Wahyuni 

Sebuah buku diary milik Aurellia Quratu Aini disebut mengisahkan curahan hati siswi kelas XI MIP 3, SMA Al-Azhar BSD itu sebelum dia meninggal dunia.

Aurel yang merupakan anggota Paskibraka asal Tangerang Selatan itu diduga dianiaya.

Dugaan ini muncul setelah Aurel menceritakan pengalamannya di Paskibraka kepada sang adik sebelum ia meninggal.

Indra, paman dari Aurel menyebut pihak keluarga memiliki perasaan tak enak sebelum kepergian dara manis ini.

Hal ini terlihat dari gelagat Aurel yang tak ceria.

Wajahnya pun terlihat pucat dan kelelahan.

Terpilih Sebagai Paskibraka 2019, Dhea Berharap Jadi Pembawa Baki Bendera Pusaka

Lirik Lagu Jangan Bertengkar Lagi Kangen Band, Cover Monica Trending di Youtube

Daftar Lengkap Nama 68 Paskibraka Nasional 2019 dari 34 Provinsi, Ini Dia Wakil dari Kepri

Danrem 064/MY Terjun Kelokasi Gempa Bumi Yang Melanda Kabupaten Pandeglang Banten

"Memang kemarin dia (Aurel) itu terlihat pucat dan kelelahan. Semalaman dia juga menulis di buku diary," ujar Indra saat dijumpai WartaKotaLive.com di Perumahan Taman Royal 2, Tangerang, Kamis (1/8/2019) malam.

Aurel mempunyai buku diary yang berwarna merah putih. Hal ini karena dia mencintai dunia Paskibraka, di buku itu dia menceritakan kisah hidupnya.

Namun, buku harian ini dirusak oleh seniornya di Paskibra. "Dia menulis di buku diary sampai jam 01.00 dini hari."

"Dia menulis dari awal sampai akhir di buku diary yang barunya itu. Karena buku diary yang lama punya dia dirobek oleh seniornya di Paskibra," ucapnya.

"Keluarga kami memang hampir semuanya ikut Paskibra. Saya, ayah dan ibu Aurel juga ikut Paskibra," kata Indra.

"Dia nulis terakhir di buku diary-nya soal Paskibra. Dalam tulisannya itu ini latihan terakhir di Paskibra. Mungkin itu firasat dari keluarga kami yang mengartikan," paparnya.

3. Cerita sang Ayah

Farid Abdurrahman (42) akhirnya membuka suara terkait perlakuan yang dialami putrinya, Aurellia Qurratuaini.

Dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Farid mengatakan bahwa latihan paskibra yang dijalani anaknya sudah berlebihan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved