Meninggalnya Aurellia, Paskibra Calon Pembawa Baki, Akhirnya Sang Ayah Buka Suara
Aurellia, Paskibra calon pembawa baki bendera pusaka meninggal dengan tubuh lebam-lebam. Sang Paman mengungkapkan bahwa ada kejanggalan dalam kematian
TRIBUNBATAM.id - Kabar duka datang dari anggota pasukan pengibar bendera atau Paskibra yang meninggal dunia sebelum menjalankan tugasnya pada 17 Agustus 2019 nanti.
Paskibra yang meninggal itu adalah calon pembawa baki paskibra dari Tangerang Selatan, Aurellia Qurrota Ain.
Putri dari pasangan Fahri Abdulrahman dan Sri Mulyani ini meninggal secara mendadak, Kamis (1/8/2019).
• Ini 16 Wilayah di Indonesia yang Rawan Tsunami Besar, Dari Jawa Barat Hingga Bali
• Jangan Ketinggalan, Ini Film Bioskop Tayang Agustus 2019 dari Angry Bird hingga Angel Has Fallen
• Prediksi Barito Putera vs Persib Bandung, Tuan Rumah Full Team, Maung Bandung Tanpa Rene Mihelic
• Download Lagu MP3 Jangan Bertengkar Lagi Cover Monica, Dipopulerkan Kangen Band, Trending Youtube
Siswi kelas XI MIPA 3 SMA Islam Al Azhar BSD Serpong tersebut menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (1/8/2019) di kediamannya.
Berikut fakta-fakta meninggalnya Aurellia Qurrota Ain yang merupakan seorang anggota Paskibra Kota Tangerang Selatan, dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber.
1. Ada Lebam di Tubuh Aurel
Paman Aurel, Romi mengungkapkan bahwa ada kejanggalan dalam kematian keponakannya tersebut.
Lantaran hal tersebut Romi minta Dispora Tangerang Selatan untuk mengusut kematian Aurel.
Jika tidak, keluarga Aurel akan menempuh jalur hukum.
"Saya minta kepada Dispora Tangsel usut kasus ini," ujar Romi saat ditemui WartaKotaLive.com di rumah duka, Taman Royal, Cipondoh, Tangerang, Kamis (1/8/2019).
"Kalau tidak ditangani masalah ini, kami berencana melaporkan kepada pihak berwajib," kata Romi.
Tak hanya merasa janggal, Romi menuturkan bahwa di tubuh Aurel terdapat luka lebam-lebam.
Bahkan menurutnya Aurel sempat bercerita pernah mendapat tindakan kasar dari para seniornya.
"Tubuhnya lebam membiru. Dia (Aurel) juga sempat cerita kalau pernah dipukul oleh seniornya di Paskibra," ucapnya.
2. Buku Diary Merah Putih