Tak Ingin Orang Lain Jadi Korban, Orang Tua Bayi Minta Ombudsman Panggil RS Graha Hermine

Meninggalnya Azura Hafidzah, bayi prematur di Batam, membuat kedua orangtuanya begitu terpukul. Tak hanya kesedihan, rasa kecewa pun terus menghantui

Tak Ingin Orang Lain Jadi Korban, Orang Tua Bayi Minta Ombudsman Panggil RS Graha Hermine
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Orangtua bayi prematur, Rimansyah, membuat laporan kepada Ombudsman Perwakilan Kepri, Jumat (2/8/2019) pagi. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Meninggalnya Azura Hafidzah, bayi prematur di Batam, membuat kedua orangtuanya begitu terpukul.

Tak hanya kesedihan, rasa kecewa pun terus menghantui benak keduanya.

“Andai saja waktu itu dia (Azura, bayi prematur) segera ditangani pihak rumah sakit, mungkin ceritanya berbeda. Tapi mau gimana, mungkin sudah ajalnya,” ujar Rimansyah dengan nada kesal sambil mencoba ikhlas, Minggu (4/8/2019).

Walau telah dipertemukan oleh Dinas Kesehatan Batam dengan pihak Rumah Sakit (RS) Graha Hermine Batam, Rabu (31/7/2019) lalu, namun rasa kecewa Rimansyah belum sepenuhnya hilang.

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Indosiar Barito Putera vs Persib Bandung Liga 1 2019 Malam Ini

Mobil Sport Mewah Hancur Setelah Menabrak Pohon, Pengemudi DIketahui WNA Asal Jepang

Ulang Tahun ke-43, PT Timah Tbk Gelar Pesta Rakyat, Intip Kemeriahannya

Begini Penjelasan PLN Soal Padamnya Listrik di Wilayah Jawa

Bukan menyimpan dendam berlebihan di hati, baginya pertemuan itu tak lebih dari sekadar ajang untuk memperbaiki citra pihak rumah sakit.

Merasa terpojokkan, Rimansyah pun berusaha untuk mencari keadilan dengan cara lain.

Oleh karenanya, Rimansyah memberanikan diri untuk membuat laporan kepada Ombudsman Kepri, sebagai badan yang berwenang menindaklanjuti pelanggaran dalam pelayanan publik (Maladministrasi).

Ia yakin betul pihak rumah sakit telah melakukan praktik maladministrasi, dengan menolak untuk memberikan pertolongan pertama bagi pasien yang membutuhkan.

“Saya telah mencoba ikhlas atas kehilangan itu. Cuma saya tak ingin kejadian ini terjadi pada pasien ataupun orang lain yang membutuhkan perawatan,” tambahnya.

Rimansyah sendiri telah membuat laporan sejak Jumat (2/8/2019) lalu.

Inilah 7 Jenis Kucing Paling Mahal di Dunia, Termahal Rp 1,7 Miliar

Petani Cabai di Barelang Sebentar Lagi Panen, Berharap Bisa Tutupi Kebutuhan di Batam

Dugaan Pencurian Umur di Piala AFF U15 2019, AFF Putuskan Timor Leste Tak Terbukti Bersalah

Kepada Tribun, ia mengatakan hingga kini masih menunggu tindaklanjut dari Ombudsman Kepri atas laporan yang dibuatnya.

Ia juga menuturkan, tujuh hari ke depan tindaklanjut terkait laporan itu baru akan diterimanya.

“Saya berharap Ombudsman memanggil pihak RS. Graha Hermine Batam dan Dinas Kesehatan Kota Batam. Karena waktu mediasi dilakukan, mereka menyalahkan saya,” tegasnya lagi.

Dirinya berharap, dengan dipanggilnya pihak rumah sakit, dapat menjadi sebuah pelajaran untuk ke depannya.

“Pihak rumah sakit itu harus mementingkan pasien. Tidak menolak pasien yang sedang kritis, kasihan keluarganya jika ditolak,” sambungnya (tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved