Kisah Heroik Ibu dan Ayah, Tewas Jadi Perisai bagi Bayinya saat Penembakan Massal di Swalayan Texas

Penembakan massal di toko swalayan Walmart di El Paso, Texas, Sabtu (3/8/2019) yang menewaskan 20 orang memunculkan kisah heroik dan menggetirkan

gofundme
Andre dan Jordan Anchondo bersama dua anaknya yang kini yatim piatu 

Setelah penembakan di Walmart, Texas, yang menewaskan 20 orang, insiden penembakan di Dayton, Ohio, terjadi, Minggu (4/8/2019) terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat, menewaskan 9 orang.

Pelaku Masih Muda

Pihak kepolisian telah berhasil mengidentifikasi pelaku di dua kasus penembakan tersebut yang ternyata masih muda.

Pelaku penembakan di El Paso, Texas bernama Patrick Crusius, berusia 21 tahun, asal Allen, pinggiran kota Dallas.

Pelaku ditahan pihak kepolisian di penjara El Paso setelah menyerah kepada aparat penegak hukum yang datang ke lokasi penembakan.

Crusius disebut bertindak kooperatif dengan polisi yang menahannya sehingga tidak sampai terlibat baku tembak dengan petugas.

Sementara nasib berbeda dialami pelaku penembakan massal di Dayton, Ohio, yang diidentifikasi bernama Connor Betts (24).

Pelaku yang juga menggunakan senapan serbu jenis AK tersebut ditembak mati di lokasi insiden tak lama setelah mulai melancarkan tembakan yang menewaskan sembilan orang.

Di antara korban tewas terdapat saudara perempuan pelaku bernama Megan Betts (22).

Penembakan di Dayton, Ohio, dilaporkan terjadi di luar sebuah bar bernama Ned Peppers, yang beralamat di E 5th Street, distrik Oregon.

CCTV penembakan di Ohio

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved