HEADLINE TRIBUN BATAM
Pemadaman Listrik Diprediksi Berlanjut, Daya Listrik PLN Batam Pas-Pasan
Pemadaman listrik di Batam yang terjadi beberapa waktu terakhir, diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Ternyata ini sebabnya
Tak terkait kenaikan tarif
Bright PLN Batam menegaskan, pemadaman listrik yang terjadi di Batam belakangan bukan faktor kesengajaan. Vice President of Public Relation bright PLN Batam, Samsul Bahri mengatakan, mereka juga tidak senang dengan adanya pemadaman listrik.
Karena berdampak pada kerugian di PLN. "Kalau masyarakat gerah, kita juga lebih gerah," kata Samsul Bahri.
Samsul menegaskan, pemadaman listrik yang terjadi, tidak ada kaitannya dengan kenaikan tarif listrik. "PLN belum memikirkan sampai ke sana," ujarnya.
Samsul membenarkan, dalam pemadaman listrik yang dilakukan ada beberapa instansi, termasuk objek vital, yang tidak boleh mengalami pemadaman, di antaranya rumah sakit.
Namun karena ada beberapa faktor gangguan, akibatnya pemadaman tak terelakkan.
Penyebab pemadaman sama, yakni ada gangguanseperti faktor pembangkit, trafo, ada yang kena alat berat dan lain sebagainya.
Meski begitu, kata Samsul, Bright PLN Batam tetap memprioritaskan beberapa objek vital agar tidak terkena pemadaman. Samsul mengatakan, untuk pemadaman listrik yang terjadi Selasa (6/8) lalu, penyebabnya ada gangguan di trafo.
Terkait pemadaman yang terjadi di DPRD Kota Batam, Samsul mengatakan, kondisi itu tidak terhindarkan, dan itu tidak hanya berlaku di kantor legislatif, tetapi juga kantor PLN Batam sendiri.
"Tak hanya DPRD (yang padam). Kantor kita juga mati," kata Samsul.
Bayar Kompensasi Hampir Rp1 Miliar
Akibat pemadaman listrik, tak sedikit masyarakat mengeluh barang-barang elektroniknya rusak.
Bagaimana dengan kompensasi PLN? Vice President of Public Relation bright PLN Batam, Samsul Bahri mengatakan, sebenarnya PLN sudah lama menerapkan kompensasi atau ganti rugi kepada pelanggan.
Terakhir, rujukannya ada di Pergub No.22/2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan. Kompensasi yang diberikan, yakni sebesar 10 persen dari nilai nominal biaya beban.
Kompensasi diberikan lewat pembayaran tagihan listrik pelanggan setiap bulannya. "Jadi, sudah lama kita berikan kompensasi. Bukan karena gangguan ini saja," kata Samsul, Rabu (7/8/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/headline-08-agustus-2019.jpg)