HEADLINE TRIBUN BATAM

Pemadaman Listrik Diprediksi Berlanjut, Daya Listrik PLN Batam Pas-Pasan

Pemadaman listrik di Batam yang terjadi beberapa waktu terakhir, diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Ternyata ini sebabnya

Pemadaman Listrik Diprediksi Berlanjut, Daya Listrik PLN Batam Pas-Pasan
wahyu
halaman 01 tb 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemadaman listrik di Batam yang terjadi beberapa waktu terakhir, diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Terbaru, Bright PLN Batam melalui situs resminya, sudah menginformasikan rencana pemadaman yang akan dilakukan, Kamis (8/8) ini.

Dalam pengumuman itu disebutkan pemadaman akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB di sejumlah wilayah.

Pemadaman ini dilakukan karena alasan pemeliharaan distribusi Gardu Yantek dan memecah beban JTR.

Vice President of Public Relation bright PLN Batam, Samsul Bahri, menyebut, kondisi ini masih akan terjadi beberapa hari ke depan karena masih terbatasnya daya listrik akibat berbagai gangguan yang terjadi.

Samsul mengatakan, gangguan pembangkit listrik sudah terjadi sejak Maret 2019. "Kami sudah berupaya untuk mengatasinya. Namun gangguan masih terjadi di unit lainnya," kata Samsul, Rabu (7/8) di kawasan Sukajadi, Batam.

PLN Akan Ganti Rugi Warga yang Terkena Dampak Mati Lampu di Jakarta, Bagaimana di Batam?

JADWAL Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah Batam, Hari Ini Kamis (8/8)

Dampak Pemadaman Listrik, PLN Siap Berikan Ganti Rugi kepada Konsumen, Ini Syaratnya

Saat ini gangguan terjadi di pembangkit Tanjunguncang dan Panaran. Total kapasitas daya yang terkena gangguan sebesar 100 MW.

Samsul mengatakan, kondisi cuaca, faktor gangguan pembangkit dan pemakaian listrik pada beban puncak, baik siang dan malam, sangat mempengaruhi kondisi kelistrikan di Batam.

"Kalau panas atau ada gangguan yang lainnya, kita padam," ujarnya.

Samsul menegaskan, saat ini status daya listrik di PLN Batam sangat pas-pasan. Sekadar informasi, pada kondisi normal, daya listrik yang tersedia sebesar 560 MW. Sementara saat beban puncak, berkurang menjadi 460 MW.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved