Rabu, 22 April 2026

Kongres PDIP di Bali

Bukan Jokowi, Soerya Respationo Lantik Megawati Jadi Ketum PDIP, Siapakah Dia?

Bukan Jokowi, Soerya Respationo Lantik Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum PDIP dalam kongres PDIP V 2019 di Bali

Kompas.com
Soerya Respationo memimpin sidang pemilihan Ketua Umum PDIP periode 2019-2024 pada Kongres V PDI Perjuangan di Bali. PDIP secara aklamasi kembali memilih Megawati Soekarnoputri untuk memimpin PDIP lima tahun ke depan 

TRIBUNBATAM.id - Siapakah Soerya Respationo yang lantik Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum PDIP dalam kongres PDIP V 2019 di Bali?

Kongres PDIP V 2019 di Bali menetapkan Megawati Soekarnoputri kembali menjabat Ketua Umum.

Terlihat dalam video pengambilan janji jabatan Megawati Soekarnoputri dipimpin oleh Soerya Respationo, bukan Jokowi.

Pengukuhan Megawati sebagai ketua umum dipimpin oleh Ketua DPIP Kepri Soerya Respationo sebagai ketua sidang secara tertutup di Kongres V PDI-P, Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali, Kamis (8/8/2019).
 "Tadi saya sebagai pimpinan sidang menanyakan kepada seluruh utusan sidang Kongres V dan serentak mereka menyetujui secara aklamasi," ujar Ketua Sidang Kongres V Soerya Respationo saat memberikan keterangan seusai sidang.
Soerya menjelaskan, dalam sidang kongres tersebut seluruh utusan dari seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) provinsi dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) menyampaikan pandangan umum.

Sebanyak 514 utusan DPC meminta kesediaan Megawati untuk kembali menjadi ketua umum. Begitu juga dengan perwakilan dari luar negeri, yakni Belanda dan Malaysia.

"Kesemuanya aklamasi, memohon kesediaan Ibu Mega Soekarnoputri untuk memimpin PDIP periode 2019-2024," kata Soerya.

 Lantas siapakah Soerya Respationo?

Soerya Rerspationo adalah Ketua DPD PDIP Kepulauan Riau.

Soerya memang dikenal memiliki loyalitas tinggi terhadap PDIP. 

Soerya Respationo juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri kala itu berpasangan dengan Muhammad Sani (alm).

Soerya memulai karirnya sebagai kader PDIP dari bawah. Pernah menjadi pengurus PAC di Kota Batam, kemudian menjadi Anggota DPRD Batam, lalu menjadi Ketua DPRD Batam.

Di kalangan warga Batam, Soerya dikenal sebagai dermawan dan "gaul". Pertemanannya dari seluruh kalangan baik tukang ojek, pedagang pasar, preman, dan pejabat di Kepri.

Saat Rakernas PDIP 2013 di Jakarta, Megawati Soekarnoputri pernah memuji Soerya sebagai kader loyal PDIP.
"Di sini ada Wakil Gubernur Kepri Pak Soerya. Ini kader yang sudah cukup lama, kebanggaan saya, dan cukup sabar untuk menjadi eksekutif," kata Megawati dalam pidato politik Rakernas III PDIP di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (6/9/2013).

Soerya Respationo, SH.MH. adalah lulusan Fakultas Hukum Universitas Gajahmada, Yogyakarta, pada tahun 1987.

Kader tulen PDIP ini kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang Pasca Sarjana Magister Hukum (S2), di Sekolah Tinggi IBLAM dan lulus tahun pada tahun 2003. Kemudian beliau melanjutkan pendidikan ke Program Pasca Sarjana (S3), Program Doktor Ilmu Hukum pada Universitas Hasanuddin Makasar-Ujungpandang dan lulus pada tahun 2005.

HM. Soerya Respationo merintis kariernya mulai dari Pembela Umum (Pengacara) LKBH (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum) DHARMA SABHA, Yogyakarta tahun 1982.Kemudian menjadi Penasihat dan Peneliti LKBH (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum) DHARMA SABHA, Yogyakarta tahun 1985-1987.

Karier politik beliau dimulai sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Batam, periode tahun 2000-2004. Kemudian Ketua DPRD Kota Batam, periode 2004-2009 dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, periode 2009-2014. Disamping itu beliau juga aktif sebagai dosen pada Program Pasca Sarjana (S2) Universitas Batam tahun 2009 sampai sekarang.

Ketua Umum Terlama

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved