Kamis, 16 April 2026

Cuma Karena Beda Pilihan Calon Kepala Desa, Pria Ini Terpaksa Harus Pindahkan Makam Ibunya

Beda Pilihan kepala Desa, Seorang Pria nekat memindahkan makam ibundanya.

Editor: Eko Setiawan
Istimewa
Keluarga membawa jasad almarhumah Maimunah, ibunya Ali dengan perahu menyeberangi sungai dari Desa Serigeni Lama untuk dimakamkan di desa lain. Makam ini dipindahkan karena berbeda dukungan calon kepala desa di OKI. 

TRIBUNBATAM.id - Cuma karena beda pilihan calon kepala desa, seorang warga harus memindahkan makam almarhum sang ibu dari kampungnya.

Ceritas sedih ini dialami pemuda bernama Ali. Iapun mengakui kalau hal ini terpaksa dilakukan karena tidak ada pilihan lain.

Ali merasakan kesedihan sangat mendalam karena harus memindahkan makam ibunya gegara beda dukungan calon kepala desa.

Pembongkaran serta pemindahan makam ini karena problem perselisihan yang dipicu oleh perbedaan pilihan calon kepala desa atau kades, antara pihak keluarga almarhum dengan sang pemilik lahan makam.

Pemindahan makam ini terjadi di Desa Serigeni Lama, Kayuagung, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Ali menceritakan antara keluarganya dengan keluarga sang pemilik lahan masih terjalin ikatan keluarga.

Namun karena berbeda pilihan calon kepala desa maka timbul kejadian seperti ini.

Dua Hari Jelang Idul Adha 1440 Hijriah, Hewan Kurban di Karimun Terkumpul 788 Sapi dan Kambing

Kisah Pria Terjebak 3 Hari di Bebatuan Gunung Chakrai, Hampir Bunuh Diri hingga 10 Jam Penyelamatan

Kota Padang Dilanda Badai dan Angin Kencang, Tumbangkan 10 Pohon Hingga Menimpa Kendaraan

Pasca Menteri Susi Pudjiastuti Pulang, Jaringan Bermasalah Lagi, Warga Anambas Mengeluh

Keluarga Ali menolak dan bertolak belakang saat diminta untuk mendukung bakal calon kades pilihan pemilik lahan makam.

Lantas demi meredam perselisihan Ali kemudian mengalah dan memindahkan makam orangtuanya.

“Ya akhirnya kami diusir dari sini karena tidak tunduk dengan yang punya lahan, padahal ini aja belum pendaftaran Kades," ucap Ali saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (9/8/2019).

Ali menambahkan, sebenarnya ada empat makam yang harus dipindahkan karena beda pilihan calon kades itu.

Tetapi tiga keluarga lain menolak untuk memindahkan makam.

Karena itu hanya makam almarhumah ibunya yang dibongkar dan dipindahkan.

"Saya sangat sedih harus membongkar dan memindahkan makam ibu saya hanya karena masalah perselisihan seperti ini, tapi ya mau bagaimana lagi untuk mengurangi konflik," ujarnya.

Anang Family Diskon Karaoke 17 Persen Jelang HUT RI ke-74, Ada Diskon Menarik Lainya Lo

Aturan Baru Liga Inggris Musim 2019-2020, Kartu Merah Hingga VAR Untuk Pelatih

Lantik Pengurus KNPI Kabupaten Karimun, Begini Pesan Bupati Karimun Aunur Rafiq Kepada Pengurus

Keluarga membawa jasad almarhumah Maimunah, ibunya Ali dengan perahu menyeberangi sungai dari Desa Serigeni Lama untuk dimakamkan di desa lain.

Sebelumnya sudah ada mediasi antara kedua pihak yang sebetulnya masih ada hubungan kekeluargaan.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved