Pasca Menteri Susi Pudjiastuti Pulang, Jaringan Bermasalah Lagi, Warga Anambas Mengeluh

Setelah Menteri Susi Pudjiastuti pergi jaringan di Pulau Remaja bermasalah lagi. Warga mengeluh.

Pasca Menteri Susi Pudjiastuti Pulang, Jaringan Bermasalah Lagi, Warga Anambas Mengeluh
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Menteri KP, Susi Pudjiastuti, saat dijumpai pewarta di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra V, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2019) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Akses internet menggunakan paket data seluler di Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih tetap amburadul.

Warga akhirnya masih merasakan layanan jaringan dengan kualitas seadanya.

Permintaan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti ke Menteri Komunikasi dan informatika, Rudiantara saat datang ke Jemaja Senin (15/7/2019) kemarin sempat diharapkan warga.

Pada waktu itu, melalui telepon satelit, Susi meminta batas waktu 3 minggu minimal untuk memasang perangkat internet sehingga akses wifi mudah untuk didapat.

8 Aplikasi yang Bisa Diunduh Saat Berwisata ke China, Bantu Kamu Akses Internet

Smartfren Luncurkan Kartu Perdana Batam, Kuota Internet 4G 60GB hanya Rp 60 ribu

Tarif Rusunawa Pemko Batam Dibawah Pasaran, Wali Kota Batam Kaji Subsidi Untuk Rusunawa

Lantik Pengurus KNPI Kabupaten Karimun, Begini Pesan Bupati Karimun Aunur Rafiq Kepada Pengurus

Paska 'telepon Sakti' itu, sinyal internet menggunakan paket data memang jadi lancar.

Untuk kesekian kalinya, warga di Pulau Jemaja dapat dengan mudah menikmati layanan internet layaknya warga yang menetap di kota-kota.

"Sekarang memang sudah 4G.
Namun kualitasnya sama saja.
Sebelumnya 3G memang," ujar seorang warga Kecamatan Jemaja, Gunawan kepada TRIBUNBATAM.id, Jumat ‎(9/8/2019).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melepas Penyu ke laut di Kabupaten Anambas, Provinsi Kepri.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melepas Penyu ke laut di Kabupaten Anambas, Provinsi Kepri. (Istimewa)

Ibarat ganti kulit, sinyal internet yang dirasakan warga hanya bertahan beberapa pekan saja.

Untuk mendapatkan internet, warga kembali bergantung pada akses internet gratis program Kemkominfo yang perangkatnya dipasang di kantor pemerintah.

Kualitas jaringannya pun mulai terbatas. Karena penggunanya kian bertambah.

WhatsApp Bakal Kebagian Fitur Boomerang, Begini Kata Facebook

Jadwal Piala AFF U-18 2019 - Timnas U18 Indonesia vs Brunei Darussalam Sabtu (10/8) Sore Live SCTV

Terlilit Utang Rp 1 Juta, Pria di Tanjungpinang Ini Terpaksa Curi Laptop, Begini Akhir Ceritanya

5 Komisioner KPU Kota Batam Disidang DKPP Pusat, Diduga Membuka Kotak Suara yang Sudah Disegel

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas, Japrizal pun mengklaim upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah sudah maksimal dalam meningkatkan akses telekomunikasi ini.

Meningkatnya layanan internet menggunakan data seluler, khususnya di Pulau Jemaja menurutnya merupakan komitmen provider penyedia jasa telekomunikasi.

Saat ini, belum ada perintah lebih lanjut dari pemerintah pusat ke provider dalam rangka peningkatan layanan kualitas jaringan.

"Koordinasi dengan provider terus kami lakukan.
Dari kementrian memang ada rencana penambahan akses internet melalui program BAKTI," ungkap Japrizal.(TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved