Merapat ke PDIP,  Bisakah Ahok Jadi Menteri Jokowi? Begini Penjelasan Mahfud MD

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dikabarkan merapat ke PDIP setelah tertangkap kamera dalam Kongres V PDIP di Bali, Kamis (8/8/2019). Basuki Tjaha

Merapat ke PDIP,  Bisakah Ahok Jadi Menteri Jokowi? Begini Penjelasan Mahfud MD
Tangkapan layar Kompas TV
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Merapat ke PDIP, Bisakah Jadi Menteri Jokowi? Ini Kata Mahfud MD 

Namun, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD pernah menjelaskan, bahwa Ahok tak bisa menjadi menteri.

Hal itu diungkapkan Mahfud MD saat menjadi narasumber acara Aiman di Kompas TV pada 26 Juli 2018.

Selain tak bisa menjadi menteri, Ahok juga tak bisa mencalonkan diri sebagai Presiden maupun Wakil Presiden.

Beda Teriakan Kader saat Prabowo dan Ahok Hadiri Kongres PDIP 2019 di Bali

Prabowo Hadiri Kongres PDIP di Bali, Jokowi Janji Menteri Buat PDIP Terbanyak

Prabowo Disambut Meriah di Kongres PDIP, Megawati: 2024 Tempur Lagi, Siap?

Ahok dan Buwas Dianggap Cocok Jabat Dirut PLN, Setelah Mati Listrik di Jakarta

"Tidak bisa (mencalonkan) kalau untuk presiden dan wakil presiden, karena dia (Ahok) dihukum dua tahun, dalam satu tindak pidana yang diancam dengan lima tahun atau lebih, itu sudah pasti tidak bisa, jadi menteri juga tidak bisa," kata Mahfud MD waktu itu.

Sebagaimana diketahui, Ahok pernah divonis hukuman dua tahun penjara akibat kasus dugaan penodaan agama.

Kendati demikian, Ahok masih bisa ikut dalam kompetisi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki vonis tertentu untuk Pilkada.

MK menyatakan bahwa orang yang pernah terpidana bisa mencalonkan diri pada Pilkada.

Kini, keputusan MK tersebut telah tertuang dalam UU Pilkada yang menyebutkan bahwa terdakwa yang keluar tahanan harus mengakui dirinya pernah menjadi mantan tahanan tanpa dibatasi waktu lama tahanan oleh MK.

"Jadi gubernur, wakil gubernur, walikota, bupati, tidak ada masalah?," tanya Aiman sebagai pembawa acara.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved