Lahan Kampung Tua di Sagulung Berkurang, Dari 13,5 Hektar Sekarang Hanya 5 Hektar

Kampung Tua Dapur 12 Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, awalnya disetujui seluas 13,5 hektar.

Lahan Kampung Tua di Sagulung Berkurang, Dari 13,5 Hektar Sekarang Hanya 5 Hektar
tribunbatam.id/ian sitanggang
Foto lahan kampungtua Dapur 12 Sagulung 

Lahan Kampungtua Dapur 12 adalah Lahan Warga
Dikerjakan dengan Swadaya oleh Masyarakat Kamlungtua Dapir 12

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lahan Kampung tua Dapur 12, Kelurahan Sungai Pelenggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam berkurang.

Dari 13, 5 hektar menjadi 5,5 hektar setelah BP Batam menerbit Peta Lokasi (PL) untuk perusahaa yang akan masuk menanamkan modalnya di sekitar kampungtua.

Berkurangnya lahan kampungtua Dapur 12 yang saat ini ditempati warga asli Melayu di Dapur 12 membuat para tokoh masyarakat bersepakat untuk memberikan lahan mereka secara swadaya untuk di jadikan perkampung.

Kampung Tua Dapur 12 Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, awalnya disetujui seluas 13,5 hektar.

Mahfud MD Gelar Sayembara Rp 10 Juta Setelah Dituduh Anti Tauhid dan Islamphobia

Mobil Listrik Nissan Leaf akan Hadir di Indonesia Maret 2020

Didesak Tolak Revisi UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, Ini Jawaban Walikota 

Rambah Kawasan Hutan Lindung Gunung Lengkuas Bintan, Penambangan Batu Granit Sudah Berusia 10 Tahun

Namun seiring perkembangan kota Batam, lahan mereka dialokasikan oleh Bp Batam untuk investor yang akan membangun galangan kapal.

Hal tersebut membuat para tokoh dan penatua di Kampung tua Dapur 12 mencari solusi agar warga mereka menikmati kampung Tua.

Aris, Koordinator lapangan penetapan Kampung Tua wilayah Sagulung, mengatakan lahan yang saat ini menjadi perbincangan hangat di kota Batam, khususnya Kampungtua Dapur 12.

Rambah Kawasan Hutan Lindung Gunung Lengkuas Bintan, Penambangan Batu Granit Sudah Berusia 10 Tahun

Didesak Tolak Revisi UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, Ini Jawaban Walikota 

Bukan penambahan luas atau pembuatan kampung tua yang baru.

"Lahan yang kita garap ini adalah lahan warga Kampungtua. Dengan swadaya kita melakukan pematangan lahan, agara warga tinggal di atas laut bisa pindah ke darat,"kata Aris.

Polemik Lahan Kampung Tua di Sagulung, Camat Hanya Beri Rekomendasi Pelebaran Jalan

Panduan 5 Tips Mudah Berwisata ke Korea Utara, Jangan Sembarang Ambil Foto!

Berwajah Tampan, 11 Idola Kpop Ini Pernah Patah Hati Karena Wanita, Ada V BTS Hingga G-Dragon

Instagram Juga Punya Layanan Videocall Lho! Begini Tutorialnya

Dia juga mengatakan saat ini Kampung Tua di Kota Batam, sesang dalam proses pengajuan kepada pemerintah pusat dimana lahanmenjadi hak milik.

"Jadi kami warga Kamlung Tua Dapur 12, yang tinggal di atas laut, ingin merasakan memiliki lahan sendiri. Kalau rumah di atas laut tidak akan mungkin bisa diberikan sertifikat,"kata Aris.

Dia juga mengatakan lahan seluas 9,5 hektar yang saat ini sedang dilakukan pematangan lahan bukan untuk dijaual kepada masyarakat umum.

"Ini untuk warga Kampung Tua Dapur 12. Yang jelas kota akan peruntukkan untuk warga Kampung Tua Dapur 12. Nanti akan kota tata, jadi sesuai dengan tata kota Batam,"kata Aris.(Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved