HEADLINE TRIBUN BATAM

Tersangka Penyuap Nurdin Bertemu Istri Usai Idul Adha, Abu Bakar Tak Bisa Foto Bareng Anak

Tepat 30 hari, Suriana binti Laama (33), Minggu (11/8/2019) pagi, akhirnya bisa bertemu suaminya, Abu Bakar bin Kosim (37), penyuap Nurdin Basirun.

Tersangka Penyuap Nurdin Bertemu Istri Usai Idul Adha, Abu Bakar Tak Bisa Foto Bareng Anak
wahyu
halaman 01 tb 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tepat 30 hari, Suriana binti Laama (33), Minggu (11/8/2019) pagi, akhirnya bisa bertemu suaminya, Abu Bakar bin Kosim (37), nelayan asal Pulau Panjang, Batam, tersangka penyuap Gubernur (non aktif) Kepulauan Riau, Dr H Nurdin Basirun (62 tahun).

"Alhamdulillah Wak, tadi pagi sudah ketemu Bang Abu, habis salat Lebaran Haji, tadi mau foto untuk Bilal (anak bungsunya) tapi KPK larang bawa hape Wak," kata Ria, sapaan akrab Suriana, kepada Tribun, Ahad (11/8/2019) siang, usai bertemu suaminya di pelataran Masjid Attaubah, Komplek Rumah Tahanan KPK Cabang POM Jaya, Jl Sultan Agung, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

Melalui sambungan telepon, Ria menyebut, pertemuan dengan ayah dua putranya, itu disaksikan ayahnya, Laama (63), yang juga bapak mertua Abu Bakar.

Menurut Ria, pertemuan tak lebih dari 120 menit itu, berlangsung dalam suasana khidmat dan emosional.

Abu lebih banyak mendengar cerita kondisi dua putranya, Abriawan Abu (12) dan Bilal Abu (3 tahun) pasca-OTT KPK di Tanjungpinang, Ibukota Provinsi Kepri, Rabu (11/7) sore lalu.

Abu dicokok Tim Penindakan KPK saat membawa uang Rp32 juta dan 6000 Dolar Singapura, untuk Kadis Perikanan dan Kelautan Kepri Edy Sofyan dan Kabid Perikanan Tangkap DKP Kepri Budi Hartono.

Pegawai Kontrak Baru Bisa Permanen Setelah 5 Tahun, Buruh Protes Keras Revisi UU No 13 Tahun 2003

INI Deretan Revisi Pasal UU No13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang Bakal Rugikan Buruh

TOLAK Revisi UU No 12 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, Buruh Batam Demo, Lihat Foto-fotonya!

Dari keterangan KPK, Abu dicokok karena tertangkap tangan memberi uang dan atau mempengaruhi pejabat negara untuk memuluskan turunnya izin reklamasi lahan 6.2 Ha, di Pantai Tanjung Piayu, Kota Batam, Kepri.

Dokumen izin prinsip Reklamasi untuk Pengusaha asal Nagoya Center, Batam, Kock Meng ini, sudah diteken Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, 9 Mei 2019 lalu.

Gubernur nonaktif, juga sudah ditetapkan tersangka oleh KPK, di kasus gratifikasi.

Abu Bakar, diduga kuat hanya perantara atau kurir pengantar uang suap, untuk gubernur dan aparatnya.

Halaman
12
Penulis: thamzilThahir
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved