VIDEO - Hukuman Oknum TNI AD Jual Amunisi ke KKB Papua, Sidang Militer Tidak Ada Ampun

Hukuman oknum prajurit TNI AD ketahuan menjual amunisi ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

TRIBUNBATAM.id - Kabar terbaru kasus oknum prajurit TNI AD ketahuan menjual amunisi ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Soal Kasus Anggota TNI Jual Amunisi ke KKB OPM, Ini Kata Dandim Mimika', fakta terbaru kasus ini diungkapkan oleh Dandim 1710/ Mimika Letkol Pio L. Nainggolan

Pio memastikan bila amunisi yang dijual oknum prajurit TNI AD, Pratu DAT kepada KKB Papua Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukan berasal di gudang amunisi Kodim Mimika.

Oknum TNI yang jual amunisi ke KKB Papua ditangkap
Oknum TNI yang jual amunisi ke KKB Papua ditangkap (istimewa)
Meski demikian, Pio tidak mengetahui sumber amunisi itu berasal dari mana, sebab saat ini kasus yang melibatkan Pratu DAT sudah ditangani Pomdam XVII/Cenderawasih.

"Saya yakin amunisi tersebut bukan dari Kodim Mimika," kata Pio, Sabtu (10/8/2019).

Menurut Pio, berdasarkan hasil pengecekan riwayat Pratu DAT selama bertugas di Kodim Mimika, DAT tidak pernah terlibat dalam latihan menembak senjata ringan.

Kemudian di daftar distribusi amunisi, DAT tidak pernah menerima.

DAT sendiri baru bertugas di staff TU Kodim Mimika selama 1 tahun 11 bulan.

"Saya tidak bisa melakukan pendalaman lebih jauh karena anggota ini lari di mana statusnya saat itu tidak hadir tanpa izin," ujar Pio.

Sebelumnya, oknum prajurit TNI AD Pratu DAT anggota Kodim 1710/Mimika terancam hukuman berat saat ketahuan menjual amunisi ke KKB Papua. 

Oknum TNI AD Pratu DAT kini ditahan di Pomdam XVII/Cenderawasih, Jayapura.

Komandan Sub Detasemen Polisi Militer (Dansubdenpom) XVII Cenderawasih, Ltt CPM Mukmin menyebut, Pratu DAT bersama dua rekannya, Pratu O dan Pratu M, terancam hukuman pemecetan, lantaran melakukan tindakan menjual amunisi kepada KKB.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved